Rokan Hilir (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir Drs.H. Naini,M.Pd.I membuka secara resmi Sosialisasi EMIS dan Siaga Guru PAI bagi Guru Pendidikan Agama Islam, bertempat di SMAN 4 Tanah Putih, Kamis (9/3/2023).
Dalam arahannya, Kakankemenag H. Naini menyampaikan bahwa aplikasi EMIS dan Akun SIAGA guru PAI mempunyai peranan penting dalam perhitungan kebutuhan anggaran untuk program sertifikasi, tunjangan profesi dan tunjangan fungsional guru PAI. Selain itu, EMIS dan SIAGA juga menjadi acuan untuk mengetahui distribusi guru PAI dan pengawas PAI di tiap daerah sebagai dasar perhitungan kebutuhan guru PAI maupun pengawas PAI.
"Sedangkan tujuan dari kegiatan ini agar para guru PAI dapat memahami cara pengisian data EMIS dan SIAGA, dengan harapan semua data yang diperlukan bisa akurat dan akuntabel," jelas Naini.
“Dengan adanya aplikasi emis kita akan mengetahui tentang validasi data keberadaan guru. Oleh karena itu data yang kita miliki harus valid apalagi dihubungkan dengan pembayaran TPG atau sertifikasi, sehingga kevalidan data sangat mendukung”, katanya lagi
Menurut Kakankemenag, untuk mendapatkan ke validan data yang up to date diperlukan kerjasama yang baik, dimulai dari tingkat operator di sekolah, tingkat Kemenag di Kabupaten, Kemenag Provinsi, dan di tingkat pusat yaitu Dirjen Pendis.
“Mari kita tingkatkan koordinasi untuk mencapai pendidikan yang merata dan seimbang sehingga memberikan kontribusi untuk kemajuan dunia pendidikan khususnya pada pelajaran PAI pada sekolah umum.”ucap H.Naini.
Pendidikan keagamaan moral dalam kehidupan manusia mempunyai peranan yang sangat penting terutama di sekolah umum. Pendidikan keagamaam dan moral dapat membentuk kepribadian seseorang menjadi lebih baik dalam bersikap dan bertingkah laku sesuai aturan yang ada dan pendidikan budi pekerti diakui sebagai kekuatan yang dapat menentukan prestasi dari segi imtaq.
Dengan bantuan pendidikan Keagamaan di sekolah umum, seseorang dapat memahami dan menginterprestasikan lingkungan yang dihadapi, sehingga ia mampu menciptakan karya yang gemilang dalam hidupnya atau dengan kata lain manusia dapat mencapai suatu peradaban dan kebudayaan yang tinggi.
H. Naini berharap peran guru Pendidikan Agama Islam dalam kegiatan proses belajar mengajar menentukan hasil akhir dari peserta didik. Guru Pendidikan Agama Islam tidak hanya dituntut dalam mengajar tetapi harus mampu membina norma moral atau budi pekerti peserta didiknya.
"Guru Pendidikan Agama Islam sebagai pendidik merupakan seseorang yang memberikan pelajaran dan menanamkan nilai-nilai moral kepada peserta didiknya agar bisa mengembangkan ilmu pengetahuan yang disesuaikan dengan kaidah-kaidah keislaman dan mampu menyiapkan siswa dari sekolah umum menguasai ilmu pelajaran agama dan ilmu pelajaran umum," pungkas Naini. (BabangUst)