0 menit baca 0 %

Bukan Cuma Urus Nikah, KUA Kuok “Jadi Guru” Remaja di SMAN 2 Kuok Lewat BRUS

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Program special yang tengah digalakkan KUA (Kantor Urusan Agama) di seantero Kabupaten Kampar masih bergulir. KUA Kec.Kuok, laksanakan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di SMAN 2 Kuok pada Rabu (3/9/2025). Ini merupakan program khusus untuk memberikan  pembekalan kepada para rem...

Kampar (Kemenag) – Program special yang tengah digalakkan KUA (Kantor Urusan Agama) di seantero Kabupaten Kampar masih bergulir. KUA Kec.Kuok, laksanakan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di SMAN 2 Kuok pada Rabu (3/9/2025). Ini merupakan program khusus untuk memberikan  pembekalan kepada para remaja khususnya di tingkat MTs/MA. Berlokasi di Jl.Al-Iman Desa Lereng, Kepala KUA Kuok yang diwakili Muhammad Haris, SE, M.Sy, menyampaikan maksud dan tujuan mereka hadir disana.

“Pernikahan dini di usia-usia anandaku sekalian ini masih banyak terjadi di Indonesia. Oleh karena itu Kementerian Agama melalui KUA senantiasa melakukan rangkaian sosialisasi dan penyampaian materi ini agar anak-anak sekalian tahu terlebih dahulu akan fenomena tersebut, dan mengetahui cara-cara untuk menghindarinya,” ujar Haris.

Tujuan utama dari BRUS adalah untuk memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya mempersiapkan diri dengan sangat matang sebelum memasuki jenjang pernikahan. Penyuluh Agama Islam Ainun Jariah, S.Ag, menjadi pemateri utama dalam pertemuan tersebut dengan menyampaikan materi tentang waspada pernikahan dini dan nikah sirri.

“Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 menjelaskan bahwa batas usia menikah minimal adalah 19 tahun bagi laki-laki maupun perempuan. Namun disini kami juga ingin mengajak Ananda sekalian untuk tetap mengejar pendidikan terlebih dahulu, kuat dalam finansial, bangun karakter yang matang, kumpulkan bekal pengetahuan pra-nikah, sehingga nanti siap memasuki ranah pernikahan,” jelasnya.

Peserta utama sosialisasi BRUS di SMAN 2 Kuok berjumlah lebih kurang 100 siswa, dengan didampingi langsung oleh Kepala Sekolah, Marlis Melfi dan kegiatan juga dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam Zamzir, S.HI.

(Cicy)