Meranti (Inmas) - Berdasarkan kebijakan keberangkatan haji tahun 2023 ini, ada beberapa syarat dan dokumen yang harus dilengkapi jamaah dalam proses penerbitan visa haji. Salah satunya adalah perekaman visa biometrik yang di serahkan di Kantor Kementerian Agama Kab/Kota Se Indonesia.
Termasuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Seksi Pendidikan Haji dan Umrah menggelar perekaman biometrik penerbitan visa bagi calon jamaah haji. Perekaman dilakukan sebagai bentuk kemudahan dan percepatan proses imigrasi calon jamaah haji saat berada di bandara Arab Saudi nantinya.
Perekaman dilakukan secara mandiri oleh setiap calon jamaah haji didampingi petugas pada Seksi PHU Kemenag menggunakan aplikasi Saudi Visa Bio di smartphone.
Proses perekaman biometrik dilakukan dengan pengisian biodata hingga memindai atau merekam data 10 sidik jari, foto wajah, telapak tangan bertempat di Ruang Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti jelas Kasi PHU H. Efendi, S.Ag, MM, Selasa (04/04)
Dimana “Aplikasi Saudi Visa Bio sudah menjadi kesepakatan antara Kemenag dengan pihak otoritas Arab Saudi untuk memudahkan jemaah haji dalam membuat visa tanpa perlu mengunjungi kedutaan dan konsulat Arab Saudi atau penerbitan visa di Indonesia,” ujar Efendi
Secara teknis, aplikasi ini dapat merekam biometrik jemaah haji sebagai syarat penerbitan visa. Saat jemaah belum melakukan perekaman, akan terkonfirmasi pada sistem MoFA (The Ministry of Foreign Affairs/Kementerian Luar Negeri) saat dilakukan proses Fill Mofa Form (FMF).
Dia juga menyebutkan bahwa, Jika terkendala saat melakukan perekaman karena kondisi tertentu, maka harus menyertakan Surat Keterangan Dokter yang kemudian di-upload pada Aplikasi Saudi Visa Bio.
Alhamdulillah Calon Jemaah Haji yang akan melaksanakan Perekaman berjumlah 157 Jemaah dan untuk Perekaman Biometrik yang sudah berlangsung selama 3 hari ini sudah 97 % Keberhasilannya, semoga segera kita selesaikan semua perekaman Biometrik Nya. Tutup Efendi
Selain jamaah, perekaman juga dilakukan bagi seluruh petugas haji, baik PPIH Arab Saudi maupun kloter. (Inmas)