“Musim haji 1444 H/2023 M masih berada pada cuaca sangat kering dan musim panas, diperkirakan suhu mencapai 40 derajat lebih. Lebih panas dari suhu yang ada di Indonesia. Efeknya akan menaikkan suhu badan dan kehilangan cairan tubuh, oleh karena itu diminta kepada Jemaah haji Provinsi Riau untuk selalu menjaga kesehatan dan memakai alat pelindung”. Demikian Disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA, Senin (22 / 5/ 23).
Lebih lanjut Mahyudin menyampaikan agar Jemaah haji menghindari terpapar langsung dengan sinar matahari langsung dalam masa yang lama.
“Jemaah harus rajin mengkonsumsi air minum, selalu membawa bekal air minum, gunakan pelindung diri jika berada dalam masa yang lama dibawah paparan sinar matahari. Memakai pakaian longgar yang berwarna cerah dan jika terjadi permasalahan dengan kesehatan agar segera melakukan pusat kesehatan haji Indonesia yang ada di wilayah tersebut”.
Meskipun begitu Mahyudin berharap, Jemaah haji Riau dapat melaksanakan rangkaian Ibadah haji dengan khusuk.
“saya harap Jemaah bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji dan umrah, terpenuhi syarat dan rukunnya sehingga kembalinya menjadi haji yang Mabrur”.