Mandau (Kemenag)
Suasana Masjid Besar Arafah, Duri, pada Selasa
(12/8/2025) terasa berbeda dari biasanya. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur an dan
suara takbir bersahutan dari para jamaah yang hadir dalam pengajian perdana
hasil kolaborasi Majlis Ta lim Taman Syurga dan Muslimat NU Ranting Air Jamban.
Pengajian
yang mengusung tema Hidup Mulia Bersama Al-Qur an
ini menjadi tonggak awal kerja sama kedua majelis dalam menghadirkan kegiatan
keagamaan yang berfokus pada pembinaan iman, pemahaman Al-Qur an, dan
mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Sebanyak
27 orang jamaah hadir sejak pagi dengan semangat tinggi. Sebagian membawa
mushaf Al-Qur an, buku catatan, dan pena, siap menyimak setiap materi yang
disampaikan. Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur an, diikuti
sambutan dari pengurus masing-masing majelis yang menegaskan pentingnya
pengajian sebagai sarana menuntut ilmu dan memperbaiki diri.
Dalam
penyampaiannya, Nurleili Lubis menekankan bahwa Al-Qur an bukan hanya dibaca
untuk memperoleh pahala, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan
sehari-hari. Hidup mulia adalah hidup yang diwarnai petunjuk Al-Qur an. Siapa
yang menjadikan Al-Qur an sebagai panduan, insyaAllah selamat dunia akhirat,
ujarnya, disambut anggukan para jamaah.
Pengajian
perdana ini juga diisi dengan tadarus bersama, tafsir ringkas ayat-ayat
pilihan, serta sesi tanya jawab. Suasana berlangsung hangat dan penuh
kekeluargaan. Tidak sedikit jamaah yang mengungkapkan rasa syukur atas
terlaksananya kegiatan ini, karena menjadi wadah yang mempertemukan berbagai
lapisan masyarakat dalam ikatan ukhuwah.
Alhamdulillah,
ini awal yang baik. Semoga pengajian ini istiqamah dan semakin banyak jamaah
yang bergabung, sehingga kita bisa belajar bersama, saling menguatkan, dan
menghidupkan masjid, ungkap salah satu jamaah dengan mata berbinar.
Pihak
penyelenggara berharap kolaborasi ini menjadi langkah berkelanjutan dalam
menghidupkan syiar Islam di wilayah Duri, khususnya Kelurahan Air Jamban. Ke
depan, pengajian akan digelar rutin setiap bulan dengan tema yang variatif,
namun tetap berporos pada upaya menghidupkan nilai-nilai Al-Qur an dalam
kehidupan.
Kegiatan
ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan untuk para jamaah, keluarga, dan
masyarakat luas. Masjid Besar Arafah pun sore itu menjadi saksi lahirnya
sinergi dakwah yang penuh semangat, dengan harapan akan melahirkan generasi
yang Qur ani, berilmu, dan berakhlak mulia.