0 menit baca 0 %

Dari Kandang Penumbangan Menuju Tempat Penyembelihan

Ringkasan: Pekanbaru (inmas), Kalau kita lihat di berbagai tempat di wilayah Indonesia, teknis penyembelihan hewan kurban sangatlah  beraneka ragam. Hal ini sesuai dengan peribahasa Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya . Artinya tidak mungkin sama 100 % pasti ada hal yang berbeda.


 

Pekanbaru (inmas), Kalau kita lihat di berbagai tempat di wilayah Indonesia, teknis penyembelihan hewan kurban sangatlah  beraneka ragam. Hal ini sesuai dengan peribahasa” Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”. Artinya tidak mungkin sama 100 % pasti ada hal yang berbeda. Perbedaan merupakan rahmat yang patut kita syukuri.  Dengan kata lain masyarakat Indonesia sangat kaya akan inovasi.

Seperti yang terlihat pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang terjadi di Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru hari Senin (03/08) kemarin. Dimana hewan kurban dimasukkan terlebih dahulu ke Kandang penumbangan, setelah tumbang selanjutnya hewan tersebut dibawa ke tempat penyembelihan.

Ketua Panitia, H. A.N. Khofify, S.Ag.MH melaporkan bahwa jumlah hewan kurban pada 1441 H /2020 M di kantor kita ini ada 2 ekor kerbau dan 7 ekor sapi. Ujarnya.

Dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, sesuai arahan dari Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru, Dr. H, Edwar S. Umar, M,.Ag, pada tahun ini kita melibatkan pihak luar atau tenaga professional dari RPH (Rumah Potong Hewan). A.N menambahkan informasinya. (Idris/ Bustamar)