Pekanbaru (inmas), Kalau kita lihat di berbagai tempat di wilayah
Indonesia, teknis penyembelihan hewan kurban sangatlah beraneka ragam. Hal ini sesuai dengan
peribahasa” Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”. Artinya tidak
mungkin sama 100 % pasti ada hal yang berbeda. Perbedaan merupakan rahmat yang
patut kita syukuri. Dengan kata lain
masyarakat Indonesia sangat kaya akan inovasi.
Seperti yang terlihat pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang
terjadi di Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru hari Senin (03/08) kemarin.
Dimana hewan kurban dimasukkan terlebih dahulu ke Kandang penumbangan, setelah
tumbang selanjutnya hewan tersebut dibawa ke tempat penyembelihan.
Ketua Panitia, H. A.N. Khofify, S.Ag.MH melaporkan bahwa jumlah hewan
kurban pada 1441 H /2020 M di kantor kita ini ada 2 ekor kerbau dan 7 ekor
sapi. Ujarnya.
Dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, sesuai arahan dari Ka.
Kankemenag Kota Pekanbaru, Dr. H, Edwar S. Umar, M,.Ag, pada tahun ini kita
melibatkan pihak luar atau tenaga professional dari RPH (Rumah Potong Hewan).
A.N menambahkan informasinya. (Idris/ Bustamar)