0 menit baca 0 %

Darmawanita Kemenag Rohul Anjangsana ke Panti Asuhan Teriak Putri Tujuh Ujungbatu

Ringkasan: Pasir Pengarayan(Humas)- Darmawanita Kantor Kemenag Rohul bekerjasama dengan Panitia HAB ke 66 Kemenag Rohul melakukan anjangsana dan kunjungan silaturrahim ke Panti Asuhan Teriak Putri Tujuh Ujungbatu, Selasa (3/1). Kunjungan ini dilakukan bersempena dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag...
Pasir Pengarayan(Humas)- Darmawanita Kantor Kemenag Rohul bekerjasama dengan Panitia HAB ke 66 Kemenag Rohul melakukan anjangsana dan kunjungan silaturrahim ke Panti Asuhan Teriak Putri Tujuh Ujungbatu, Selasa (3/1). Kunjungan ini dilakukan bersempena dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke 66 Tahun 2012. Ketua Daramawanita Kemenag Rohul Dra Hj Maraiam Usemahu Hasibuan menyatakan, Kunjungan ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan silaturrahim antara Darmawanita dan Kemenag Rohul dengan pengurus dan anak anak yatim di panti asuhan teriak putri tujuh Ujungbatu. selain itu, menjalin kerjasama peningkatan kualitas SDM anak anak yatim, khususnya dalam bidang pendidikan. Diharapkan ke depan, tidak ada anak anak jati diri Rohul termasuk anak anak yatim yang tidak bisa sekolah atau putus sekolah karena tidak ada biaya. Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah Kakan Kemenag Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua Darma Wanita Kemenag Rohul Dra Hj Mariam Usemahu Hasibuan, Ketua Panitia HAB 66 Drs H Zulkifli MPdI, Kasi Mapenda Drs H Syahruddin MSy, Kasi Urais Haji H Rahman Jailani SAg, Kasi Zakat dan Wakaf yang juga Sekretaris BAZ Elfalisman SAg, Nyonya Syahruddin, Nyoya Zulkifli, Nyoya Rahman Jailani, Pengurus Darmawanita Kemenag Rohul dan lain sebagainya. Ka Kan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA dalam sambutannya di hadapan pengurus dan anak anak panti asuhan, menyatakan terima kasihnya atas pengelolaan panti ini, sebab ini adalah salah satu bentuk kepedulian kita atas nasib dan masa depan anak anak yatim. Untuk itu, Ahmad Supardi berharap kepada seluruh anak anak panti asuhan agar berbesar hati tinggal di sini, sekaligus meningkatkan semangat belajar, sebab sejarah mencatat bahwa banyak orang orang besar yang lahir bukan karena kepintarannya, tetapi karena kesungguhan dan kerja kerasnya. Untuk itu saya berharap, selain rajin belajar, harus juga rajin membaca, sebab membaca adalah perintah pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad Saw ketika pelantikannya sebagai seorang Nabi dan Rasul. Membaca adalah pembuka ilmu. Dengan membaca semua ilmu pengetahuan akan dikuasai. Kalau kita ingin maju, ilmu kita bertambah terus, keterampilan kita meningkat, maka kita harus membaca minimal 2 jam sehari, ujarnya. Lebih lanjut Nyonya Mariam Usemahu Hasibuan menyatakan, bantuan yang dibawa berupa beras, minyak goreng, ikan sarden, telur ayam, indomie, susu, tas sekolah dan lain sebagainya ini masih jauh dari mencukupi akan kebutuhan panti asuhan, tetapi baru inilah yang dapat kami berikan. Mari kita berdoa kepada Allah Swt semoga pada kesempatan lain, kami dapat berkunjung ke panti asuhan ini dan membawa lebih banyak lagi bantuan untuk keperluan anak-anak kita di sini, harapnya.(ash).