0 menit baca 0 %

Diikuti 295 Guru MDTA, Kakan Kemenag Kampar Buka Acara Sosialisasi Pembinaan Moderasi Beragama

Ringkasan: Kampar (Inmas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar terus memberikan pembinaan karakter Moderasi Beragama, kali ini Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Moderasi Beragama tersebut ditaja oleh seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kampar, hari sabtu (09/09/2023) di Kecamatan Tap...

Kampar (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar terus memberikan pembinaan karakter Moderasi Beragama, kali ini Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Moderasi Beragama tersebut ditaja oleh seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kampar, hari sabtu (09/09/2023) di Kecamatan Tapung.


Acara Sosialisasi Pembinaan Moderasi Beragama Sekaligus Penyerahan Bantuan Inkubasi tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Fuadi Ahamd SH MAB, didampingi Kepala Subbag Tata Usaha H Dirhamsyah MSy, Kasi PD Pontren H Ahmad Fadhli SH MM, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh H Zulfaimar MAP, dan dihadiri oleh Tokoh Masyarakat H Purwaji SSos, dan tamu undangan serta diikuti oleh Guru MDTA sebnayak 295 orang.


Dalam acara tersebut Fuadi mengatakan bahwasanya Kementerian Agama Kab. Kampar akan terus fokus membumikan moderasi beragama guna menciptakan kerukunan antar umat beragama. Kerukunan antar umat beragama menjadi salah satu kunci tegaknya NKRI. Kementerian agama akan selalu berupaya untuk mencegah munculnya paham-paham radikal dalam pengamalan ajaran Agama. Paham Radikal kanan, tidak boleh berkembang di negara ini, karena bangsa ini adalah bangsa yang multikultural. 


Sejak awal berdiri, negara ini bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika. Founding Father kita memahami dengan betul, bahwa bangsa ini tidak mungkin diseragamkan dalam satu agama tertentu. Tugas kita sekarang adalah merawat kerukunan, menghargai keberagaman agama agar bangsa ini kokoh dan dapat fokus membangun negara untuk kesejahteraan rakyat. Semoga Moderasi Beragama ini menjadi mercusuar harapan dan inspirasi dalam sebuah upaya memperbaiki, dan menjaga hubungan antar keyakinan umat beragama. 


Sehingga bisa menjadi contoh harmoni dan toleransi keagamaan, yang menunjukkan nilai-nilai saling menghormati, memahami, dan bekerja sama di antara kelompok agama yang beragam. Untuk membumikan moderasi beragama ini dibutuhkan pemahaman dan kolaborasi yang seragam antara penduduk desa, pemerintah setempat dan tokoh beragama, Mudah-mudahan hal ini bisa kita wujudkan, tegas Fuadi.


Alhamdulillah hingga saat ini kita sudah selesai melaunching 2 kampung Moderasi Beragama, yakni Kampung Moderasi di Desa Karya Indah dan Desa Ridan Permai. Diacara-acara lain kita juga terus menggaungkan moderasi beragama ini, seperti acara AGPAI yang mengadirkan Guru Agama lebih dari seribu orang. Alhamdulillah juga pada hari ini, kita juga mengadakan acara sosialisasi Moderasi Beragama kepada guru-guru MDTA yang berada di Kec. Tapung. Mudah-mudahan dengan berbagai kegiatan yang kita laksanakan ini, dapat menambah wawasan kita terhadap moderasi beragama, tegas Fuadi lagi. 


Sementara itu, Tokoh Masyarakat H Purwaji SSos dalam acara tersebut juga memaparkan betapa pentingnya kita memahami karakter Moderasi Beragama ini. Sehingga dengan pemahaman tersebut, nantinya kita bisa hidup rukun dan damai. “Tugas kita sekarang ini adalah merawat kerukunan, menghargai keberagaman agama agar bangsa ini kokoh dan dapat fokus membangun negara untuk kesejahteraan rakyat. Sehingga Moderasi Beragama ini menjadi mercusuar harapan dan inspirasi dalam sebuah upaya memperbaiki, dan menjaga hubungan antar keyakinan umat beragama. Semoga apa yang menjadi harapan kita Bersama, bisa terwujud, pungkasnya. (Ags/Ftm)