Bengkalis –Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis, Mengadakan Sosialisasi mengenai Bully yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Senin tanggal 13 juni 2022 bertempat di halaman MAN 1 Bengkalis.
Tampil sebagai narasumber kabid perlingan Perempuan Hj. Yusnaini, SH, MP dalam pemaparan Materinya menyampaikan Bulyying merupakan tindakan yang salah dan harus dilawan karena Dampak yang disebabkan oleh bullying pada korban tidak main-main, korban dapat mengalami depresi dan gangguan mental seperti mudah marah, mudah takut, dapat menurunkan prestasi akademik dan kemampuan analisis korban itu sendiri dan korban akan cenderung untuk mengasingkan diri agar tidak ada yang mengganggunya lagi. Sedangkan para pelaku cenderung lebih sombong, percaya diri, punya harga diri yang tinggi, sikap toleransi.
Hal senada disampaikan juga oleh Kabid Pemenuhan HAK dan Perlindungan Anak “ Fitrianita Eka Putri , S.Sos mengatakan bahwa kasus bullying di satuan pendidikan terjadi di sejumlah daerah, mulai dari SD sampai dengan SMA/SMK. Artinya, terbukti bahwa kasus bullying sekarang ini marak di Indonesia dan banyak terjadi di sekolah-sekolah. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat belajar dan menyenangkan untuk anak-anak menjadi tempat yang menakutkan untuk didatangi karena adanya kasus bullying ini.
Pelaksanaan kegiatan ini dilaksankan di halaman MAN 1 Bengkalis yang dimulai pada pukul 08 : 00 Sampai dengan 09 : 30 Wib.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis, Mengadakan Sosialisasi “ SAY NO TO BULYYING “
Ringkasan:
Bengkalis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis, Mengadakan Sosialisasi mengenai Bully yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Senin tanggal 13 juni 2022 bertempat di halaman MAN 1 Bengkalis.Tampil sebagai narasumber kabid perlingan Perempuan Hj.