Indragiri Hulu, (Inmas). Pesantren merupakan sasaran potensial dalam mewujudkan generasi masa depan yang unggul melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pesantren perlu adanya pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Pesantren.
Agar terlaksananya pembudayaan Germas di Pesantren diharapkan penguatan santri husada sebagai agent of change yang nantinya akan berperan aktif dalam penyelenggaraan pesantren sehat.
Kamis 20 Oktober 2022, mewakili Kakankemenag Kab. Inhu, Ka. Subbag Tata Usaha Kankemenag Kab. Inhu Ehirdamri, S.Ag dengan didampingi staf Seksi PD. Pontren Sunaryo,S.Pd.I dan Muhammad Syaifudin Ansori, S.H.I menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Pertemuan Penguatan Santri Husada Dalam Rangka Penerapan Germas di Pondok Pesantren Tahun 2022 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau, tempat di Ponpes Modern Syamsuddin, Desa Buluh Rampai Kec. Seberida.
Peserta terdiri dari utusan Ponpes Modern Syamsuddin Kec. Seberida; Ponpes Tebu Ireng 4 Ishlah, Kec. Batang Cenaku; Ponpes Tahfidzul Qur’an Al-Multazam, Kec. Batang Cenaku; dan Ponpes Imadul Bilad, Kec. Rengat Barat.(tulang)
DINKES PROV RIAU TAJA PERTEMUAN PENGUATAN SANTRI HUSADA, SECARA RESMI DIBUKA KA.SUBBAG TU KANKEMENAG KAB INHU EHIRDAMRI, S.Ag
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Pesantren merupakan sasaran potensial dalam mewujudkan generasi masa depan yang unggul melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pesantren perlu adanya pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Pesa...