Kuansing (Kemenag) - Upaya memberantas buta aksara Al-Qur an terus digalakkan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Kuantan Mudik. Kegiatan ini rutin dilaksanakan di Masjid Sa adah, Pasar Lubuk Jambi, setiap hari Selasa dan Kamis siang, dengan sasaran utama para ibu-ibu usia lanjut.
Pada Rabu (4/6)2025), PAI yang dipimpin oleh Suhailis kembali mengadakan penyuluhan dan bimbingan intensif membaca Al-Qur an. Peserta diajarkan mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga cara membaca dengan tajwid yang benar. Kami ingin menciptakan generasi yang melek Al-Qur an, termasuk di kalangan lansia. Ini adalah bentuk dakwah yang terus kami jalankan secara konsisten, ujar Suhailis.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Salah seorang ibu peserta menyampaikan rasa syukurnya. Saya sangat senang bisa belajar membaca Al-Qur an dengan benar di usia seperti ini. Dulu saya malu karena belum lancar, sekarang jadi lebih percaya diri, ungkapnya.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan baca Al-Qur an, tetapi juga untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur an dalam kehidupan sehari-hari.
"Para ibu binaan yang rata-rata berusia di atas 50 tahun merupakan kelompok yang sangat membutuhkan perhatian dalam hal ini," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Kuantan Mudik berharap dapat mewujudkan masyarakat yang cinta Al-Qur an. Dengan pembinaan yang rutin dan terstruktur, lansia pun bisa tetap produktif dan religius dalam menjalani hari-hari mereka. (Alek/YZG)