0 menit baca 0 %

DISAKSIKAN KASI PENMAD HENDRIADI, S.Ag., M.Pd.I PESERTA DIKLAT PELATIHAN PUBLIKASI ILMIAH SERAHKAN BUKU BEST PRACTICE KISAH-KISAH INSPIRATIF GURU MADRASAH INHU

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka meningkatkan kemampuan mempublikasikan hasil penelitian dan gagasan ilmiah di bidang pendidikan formal di Wilayah Kerja Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, maka Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru melaksanakan Pelatihan Publikasi Ilmi...

Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka meningkatkan kemampuan mempublikasikan hasil penelitian dan gagasan ilmiah di bidang pendidikan formal di Wilayah Kerja Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, maka Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru melaksanakan Pelatihan Publikasi Ilmiah di Lingkungan Kankemenag Kab. Inhu, mulai 6 s.d 11 Maret 2023, tempat di Aula Kankemenag Kab. Inhu. Peserta sebanyak 30 orang merupakan Guru PNS di Madrasah.
Kamis, 9 Maret 2023, dalam rangka evaluasi sekaligus untuk peningkatan terhadap pelaksanaan diklat di masa yang akan datang sekaligus monitoring pencapaian diklat oleh peserta, salah seorang perwakilan peserta diklat disaksikan Kasi Penmad Kankemenag Kab. Inhu Hendriadi, S.Ag., M.Pd.I menyerahkan buku Best Practice Kisah-Kisah Inspiratif Guru Madrasah Indragiri Hulu kepada Kepala Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru, Drs. H. Khrisfison, S.I.P., M.Pd.
Buku tersebut berisi tentang tanggapan peserta terhadap pelaksanaan diklat, permasalahan/solusi, saran dan harapan maupun kesan selama mengikuti diklat, dan hal lainnya terkait dengan peningkatan kompetensi Publikasi Ilmiah.
Sebagaimana yang disampaikan Kasi Penmad, menjadi seorang Guru harus terus berupaya meningkatkan kompetensi maupun profesionalitasnya, sehingga tugas mulia yang diembannya terlaksana dengan baik dalam mendidik dan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang handal.Dari peran guru sebagai ilmuwan, ia tidak hanya berkewajiban untuk memberikan ilmunya kepada siswa. Namun, perlu juga untuk terus mengembangkan pengetahuan dan memupuk pengetahuan yang dimilikinya. Dengan kata lain, guru berkewajiban membangun tradisi dan budaya keilmuan. Salah satunya adalah bentuk publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah dapat diartikan sebagai upaya untuk menyebarluaskan gagasan dan karya seseorang atau sekelompok orang dalam bentuk laporan penelitian, artikel, buku atau artikel. Menulis dalam bentuk publikasi ilmiah merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan pengembangan profesional seorang guru secara wajar dan tepat, ujar Kasi Penmad Hendriadi.(tulang)