Riau (humas) Dr H Mahyudin MA Kakanwil Kemenag Riau yang diamanahi sebagai pembina sekaligus Tim Ahli dalam kepengurusan BP4 menghadiri pelantikan pengurus Badan Penasihat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Rabu (09/09).
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum BP4 Pusat, Nasaruddin Umar yang melantik langsung BP4 Provinsi Riau masa bakti 2020-2024. Didampingi Wagubri Edi Natar Nasution Ketua Umum BP4 Pusat melantik dewan pengurus baru ini.
"Pada Rabu (09 September 2020) bertepatan tanggal 21 Muharram 1441 Hijriyah, secara resmi saya melantik Badan Penasihat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Riau masa bakti 2020-2024," sebutnya.
Ia meyakini dan optimis pengurus BP4 Provinsi Riau dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai amanat yang diberikan.
Menurut Nasaruddin Umar, pelantikan BP4 Provinsi Riau merupakan peristiwa pelantikan yang paling komperehensif pengurus BP4nya sepanjang yang pernah ia lantik.
"Hal ini karena semua pengurus diamanahi kepada para profesor dan para ahli yang ada di Pekanbaru. Mereka berkumpul dalam pengurusan BP4 Provinsi Riau," ujarnya.
Mantan Wamenag RI ini menginginkan BP4 Provinsi Riau dapat lebih maju kedepannya.
Khususnya dalam merancang sekaligus memberikan program-program prioritas. Seperti menekan perceraian yang terjadi di masyarakat di masing masing daerah.
Ia menilai untuk menjadikan sebuah negara yang ideal itu dimulai dari keutuhan dari rumah tangga itu sendiri.
"Masyarakat kita perlu diselamatkan terutama terkait kelestarian dalam rumah tangga dalam hal perceraian, BP4 Riau harus mempunyai program untuk membebaskan permasalahan yang terjadi khususnya di Provinsi Riau," tutupnya.
Tampak hadir saat pelantikan tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Muhammad Nazir Karim, Ketua Umum BP4 Provinsi Riau, Zulhendri Rais serta Dewan Pengurus BP4 Provinsi Riau yang baru dilantik.(vera/fadli)