Pekanbaru – Sebagai tindaklanjut dari pelaksanaan kegiatan Latihan dasar kepemimpinan (LDK) pada 27 Februari lalu, 76 orang pesertanya yang juga terhimpun dalam kepengurusan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK), mengikuti kegiatan Studi Leadership Sultan Syarif Kasim (SSK) II pada Selasa (07/03/2023) di Kecamatan Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak. Kegiatan tersebut diharapkan mampu merekonstruksi nilai kepemimpinan dan kepatriotan pahlawan nasional itu melalui historical sites yang ada.
“Fakta sejarah tentang SSK II, seperti pemberian dukungan dan kesetiaan terhadap pemerintah Indonesia, penyerahan harta senilai 13 juta gulden untuk membantu perjuangan RI, pembentukan Komite Nasional Indonesia di Siak, pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan Barisan Pemuda Republik di Siak, penyelenggaraan rapat umum di istana serta mengibarkan bendera Merah-Putih, mengajak raja-raja di Sumatera Timur lainnya agar turut memihak republik, mensuplai bahan makanan untuk para laskar kemerdekaan, penyerahan kembali 30% harta kekayaannya berupa emas kepada Presiden Soekarno di Yogyakarta bagi kepentingan perjuangan menghadapi Agresi Militer Belanda, dan penolakan kerjasama dengan Belanda dengan hadiah akan mendapatkan jabatan apapun, harus tertransfer informasi dan kearifannya secara baik kepada generasi kami, untuk penguatan nilai-nilai kepatriotan dalam bingkai besar profil pelajar pancasila”, jelas Khairunnisa Ketua OSIM MAN 4 Kota Pekanbaru, yang juga finalis Madrasah Student Leadership Award 2022 yang tatkala itu mengusung esai Fast Leadership dalam Tunjuk Ajar Melayu dan Suluh Keteladanan Integritas dari Kepemimpinan SSK-II.
Lawatan sehari itu diisi dengan kunjungan ke komplek Istana Asserayah Hasyimiah (Termasuk ke Kapal Kato dan Istana Peraduan-nya), Makam Koto Tinggi, Masjid Syahabuddin, dan pusara SSK-II. Zendri Hendri, M.Pd Waka Kesiswaan yang juga Guru Bidang Studi Sejarah MAN 4 Kota Pekanbaru, bersama Ega Anggraini, SPdI Waka Humas, Anah Mutaslimah SPd Kepala Perpustakaan Madrasah, Winda Palasari SPd Guru Bimbingan Konseling, Endah Seftiani SPd Staff Bidang Humas Madrasah, dan Aprianto SPd selaku Pembina OSIM yang mendampingi para pelajar tersebut, memandu tahlil dan do’a bersama di pusara SSK-II. Setelahnya, baru kegiatan diisi dengan gathering di Taman Tengku Maharatu, yang kemudian dilanjutkan di tangsi belanda dan jembatan kaca. (*)