0 menit baca 0 %

Do'a Yang Melangit Dari Kakankemenag Pada Upacara Peringatan Hari Ibu

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Sejarah mencatat, dicetuskannya Hari Ibu di Indonesia merupakan tonggak perjuangan perempuan untuk terlibat dalam upaya kemerdekaan bangsa dan pergerakan perempuan Indonesia dari masa ke masa dalam menyuarakan hak-haknya guna mendapatkan perlindungan dan mencapai kesetaraan. S...

Rokan Hilir (Inmas) - Sejarah mencatat, dicetuskannya Hari Ibu di Indonesia merupakan tonggak perjuangan perempuan untuk terlibat dalam upaya kemerdekaan bangsa dan pergerakan perempuan Indonesia dari masa ke masa dalam menyuarakan hak-haknya guna mendapatkan perlindungan dan mencapai kesetaraan. 

Sejarah Hari Ibu tak terlepas dari momen Kongres Perempuan Indonesia pertama yang berlangsung pada 22–25 Desember 1928. Agenda ini bertujuan untuk menyatukan perkumpulan perempuan-perempuan Indonesia dalam satu Perhimpunan Perempuan Indonesia.

Hari ini, Kamis (22/12/2022) bertempat di lapangan Kantor BPKAD Rokan Hilir, digelar Upacara Peringatan Hari Ibu. Upacara ini dipimpin oleh Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong,S.IP dan dihadiri oleh Pegawai Wanita di lingkungan Pemkab Rokan Hilir beserta undangan lainnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir Drs.H.Naini,M.Pd.I memimpin doa. H.Naini dalam doa yang dipanjatkan mengucapkan puji syukur atas nikmat dan karunia Allah, sembari memohon rahmat, pertolongan dan berkah Allah SWT senantiasa tercurah kepada bangsa ini. Diantara do'a H.Naini yang menggugah adalah

“Ya Allah ya Rohman Maha Pemurah Pencurah Rahmat, Yang Maha Pengasih Tak pilih kasih.

Kami menyadari masih banyak persoalan yang dihadapi oleh bangsa kami, terkait perempuan dan anak-anak. Masih tingginya kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak, masih maraknya perdagangan manusia, masih adanya kesenjangan bagi perempuan.

"Ya Allah, padukan hati kami, langkah kami. Ikatlah kami dalam kasih sayang Mu. Berikanlah kemampuan kepada perempuan dan Ibu di Indonesia untuk dapat berdaya diri dalam menciptakan kedamaian dan menggerakkan kewirausahaan dalam keluarga dan masyarakat yang pada akhirnya dapat meneguhkan nilai kebangsaan dan mewujudkan Indonesia maju." 

Dalam doa yang dilangitkan, H. Naini juga meminta agar semangat juang perempuan di negeri ini bangkit untuk membangun dan mengabdi, serta mempersembahkan karya dan mengukir prestasi untuk membangun negeri ini.

Diakhir doa yang dibacakannya, beliau meminta kehadirat Allah SWT agar bangsa ini dihidarkan dari permusuhan dan perpecahan serta saling menghina dan merendahkan tapi  dipersatukan dalam persaudaraan. (AjdSyaheed)