Pekanbaru (inmas), Saat ini,
kasus positif Covid kembali meningkat di Kota kita Pekanbaru Setelah sempat 1 bulan Prilaku Hidup Baru diterapkan, situasi
kembali memburuk, Pekanbaru menjadi Zona merah. Tulsi Rialis melalui WA Grup.
Jum’at (26/06/2020).
Dalam catatan gugus tugas, terhitung sejak tanggal 18-25
Juni 2020 atau dalam satu pekan berjalan, telah terjadi penambahan kasus
positif sebanyak 39 kasus di Kota Pekanbaru hingga total kasus positif corona
di Pekanbaru sejak Maret - Juni 2020
mencapai 82 org.
Denga rincian sebagai berikut
: Kamis (18/06) Kasus positif covid bertambah 4 org Menjadi 47, Jum’at (19/06) Kasus
positif covid bertambah 5 org menjadi 52, Sabtu (20/06) Tidak ada penambahan
kasus positif, Ahad (21/06) Tidak ada penambahan kasus positif, Senin (22/06) bertambah 13 orang menjadi 65
orang, Selasa (23/06) bertambah 5 orang
menjadi 70 org, Rabu (24/06) bertambah 9
org menjadi 79 orang dan Kamis (25/06) Kasus Positif bertambah 3 menjadi 82 orang.
Ini semua terkait dengan tidak
patuhnya sebagian masyarakat pada penerapan protokol Kesehatan.. Tidak jujur
dengan kondisi diri, dan tidak mau
peduli dengan kesehatan orang lain di sekitar. Karenanya, Pekanbaru dengan
Perwako No 104 tahun 2020 menerapkan Prilaku
Hidup Baru. Pekanbaru Wajib Masker. Lanjut Rialis.
Untuk itu, selalu gunakan
masker, ukur suhu badan, rajin cuci
tangan pakai sabun di air yang mengalir, jaga jarak, hindari kerumuman, dan
Jangan keluar rumah apabila tidak ada urusan yang sangat penting. PSBB tidak
mungkin diterapkan lagi, karena PSBB adalah upaya pemerintah, mengendalikan dan
mengawasi secara aktif agar masyarakat tidak terjangkit oleh covid 19. Sedangkan
new normal life atau Prilaku Hidup Baru (PHB), adalah Kebijakan Pemerintah
memberi ruang kepada masyarakat untuk kembali beraktifitas namun tetap dalam
penerapan protocol kesehatan, agar
terbentuk masyrakat produkitf aman covid.
Pemerintah di era PHB tidak menjadi kunci utama dalam memastikan
kesehatan setiap diri, akan tetapi setiap orang harus patuh pada protokol
kesehatan agar diri dan keluarganya
selamat dari covid, pemerintah dalam hal
ini adalah fasilitator dan regulator, kunci utamanya berada di tangan
masyarakat.
Ayooo peduli, jangan lengah, jangan lalai, dan
bertawakkal selalu kepada Allah SWT.. Semoga wabah ini segera berakhir… (Idris/
Rialis).