Pekanbaru (Inmas), Setiap apa yang dicita-citakan oleh
seseorang terlihat persiapannya, baik itu cita-cita dunia maupun akhirat.
Seseorang yang mau jadi bupati misalkan, terlihat persiapannya seperti mulai
bicara soalan politik, gabung ke partai politik, mempersiapkan banyak uang,
sosialisasi di dearah kapupatennya, dan sebagainya. Intinya terlihat tersiapan
pada diri seseorang ia mau jadi apa.
Menurut Yundri Persiapan jadi ahli surga juga bisa terlihat
pada diri seseorang, sebagai berikut: 1. Dulu tak mau baca buku, sekarang rajin
baca buku. 2. Dulu tak mau kuliah di bidang keagamaan, sekarang rajin belajar
agama. 3.Dulu tak mau mengajak orang untuk berpendidikan tinggi, sekarang rajin
mengajak orang untuk menuntut ilmu di pesantren dan pendidikan tinggi. 4. Dulu
tak mau menghadiri majelis ilmu, sekarang selalu hadir di majelis ilmu
bermuzakarah dan menyimak ilmu. 5 Dulu sering terlambat shalat, sekarang rajin
shalat tepat waktu. 6. Dulu kurang sayang ke pasangan, sekarang karena sudah
berilmu semakin sayang ke pasangan dan keluarga. 7. Dulu pelit bersedekah,
sekarang selalu rajin bersedekah terutama sedekah subuh. 8. Dulu cuek ke orangtua,
semenjak kuliah semakin sayang ke orangtua.9. Dulu keras kepala, tempramental,
egois, sekarang sejak kuliah semakin lembut, lunak dan santun.
10. Dulu jarang bersilaturrahmi, sekarang suka
bersilaturrahmi. 11. Dulu tak menutup aurat, sekarang sejak kuliah tak pernah
lagi buka aurat. 12. Dulu suka mengadu dumba, mencaci, ghibah, mempitnah orang,
sekarang sejak kuliah tak mau menyebut-nyebut kejelekan orang. 13. Dulu
berbohong dan selalu berbohong, sekarang selalu jujur. 14. Dulu merokok
sekarang sejak kuliah sudah menggap rokok haram dan meninggalkannya. 15. Dulu
pacaran, sekarang sudah tidak pacaran. 16. Dulu sering berjudi, sekarang tak
lagi mau berjudi. 17. Dulu tak peduli tak ingat mati sebagai pemutus semua
kelezatan dunia, sekarang selalu ingat kematian. 18. Dulu pernah mencuri,
sekarang sudah mengembalikan harta curian dan bertobat.
19. Dulu jarang mengaji al-Qur'an, sekarang al-Qur'an menjadi
bacaan pavoritnya. 20. Dulu tak pernah mengajarkan al-Qur'an sekarang membuat
tempat belajar al-Qur'an. 21. Dulu tak peduli bermasyarakat sekarang suka
bermasyarakat. .22. Dulu suka ambisius terhadap jabatan dan berbangga dengan
jabatannya, sekarang sadar bahwa jabatan hanya hiasan fana. 23. Dulu jarang
datang ke masjid searang sangat cinta masjid. 24. Dulu benci hukum-hukum
syari'at yg bertentangan dengan jiwanya seperti poligami, qishas, dll, sekarang
ia menyatu dengan ketentuan Allah. 25. Dulu sinis terhadap ustadz2, sekarang
memandang indah ustadz2/ah. 26. Dulu risih terhadap anak yatim, sekarang
seperti ayah yg penyayang pada anak yatim. 27. Dulu sering amalan yang ia buat
tidak membanggakan Allah dan Rasulullah, sedangkan sekarang ia terus melakukan
hal-hal yang disenangi Allah dan Rasulullah.
Semoga semua kita memiliki persiapan untuk jadi ahli surga
bukan ahli neraka....Tutup Yundri (Idris).