Siak (Inmas) – Sabtu (20/06/2020), Kepala Subbag TU Kankemenag Siak, Drs. H. Nursya turut menghadiri acara pengecoran perdana pembangunan Rumah Tahfizh Terpadu bertempat di Pondok Pesantren Modern Fataha, Kampung Maredan Barat, Kecamatan Tualang. Nantinya, di dalam rumah Tahfizh terpadu yang akan dibangun tiga lantai ini, juga akan ada beberapa fasilitas seperti pusat informasi data, pustaka digital, belajar kaligrafi, Koperasi pondok pesantren, pusat kegiatan santri, dan pusat kesehatan pesantren.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Fataha, Khairul Akhyar, mengucapkan terima kasih atas kedatangan tamu undangan yang terdiri dari Bupati Siak, Kepala Subbag TU Kankemenag Siak, Camat dan Upika, Polsek, Tokoh Masyarakat, Ormas, Pimpinan Ponpes dan tamu undangan lainnya. "Saya selaku pimpinan Pondok Pesantren Modren Fataha, saya mengucapkan alhamdulillah dan ribuan trimakasih karena dengan kesibukannya menyempatkan diri untuk hadir pondok pesantren kami ini", ucap Khairul Akhyar.
Dalam sambutannya saat acara pengecoran perdana pembangunan Rumah Tahfizh Terpadu, Drs. H. Alfedri, M.Si selaku Bupati Siak mengatakan bahwa saat ini Pondok Pesantren semakin diminati oleh para orang tua untuk melanjutkan sekolah anaknya. Hal ini ditandai dengan semakin bertambahnya jumlah santri di pesantren yang ada di Kabupaten Siak. Hal itu disampaikan Alfedri pada saat menghadiriÂ
"Kemarin sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1441 H, saya berkeliling ke sejumlah pesantren dan bertemu langsung dengan pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Siak, dan alhamdulillah rata-rata jumlah santrinya terus meningkat. Ini menandakan bahwa Pondok Pesantren semakin diminati", kata Alfedri.Â
Sementara itu, Drs. H. Nursya dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak yang turut menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi apa yang dibangun oleh Ponpes Modern Fataha tersebut. “Dengan adanya program Tahfizhul Qur’an di Ponpes yang berbasis Modern ini tentu kita sangat dukung. Hal ini semoga kelak juga lahir dari sini ulama yang intelektual dan intelektual yang ulama dimana al-Qur’an menjadi panduan hidup mereka,” harapnya. (Hd)