Siak (Inmas) – Kepala Subbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya dalam sambutannya ketika menghadiri perhelatan akbar pekan perkenalan (yaumut ta’aruf) di Pondok Pesantren Ittihadul Muslimin, Kecamatan Koto Gasib pada Rabu, (27/09/2023).
Dalam sambutannya, Drs. H. Nursya menyampaikan dengan usia Ponpes Ittihadul Muslimin yang telah mencapai 35 tahun, pasti telah banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat dan perkembangan Islam di negeri ini. Apalagi ada dari alumni yang berhasil kuliah di luar negeri seperti Sudan, Mesir dan Malaysia bahkan Eropa ini sudah menjadi modal bagaimana kualitas pendidikan di pondok ini. Tetapi kita tidak boleh statis berhenti disitu saja, pesantren, alumni dan santri harus terus meningkatkan kualitas dan prestasi agar mampu bertahan di dalam dinamika kehidupan yang semakin banyak mendapat tantangan.
Drs. H. Nursya menekankan bahwa betapa beruntungnya orang tua memasukkan anaknya ke Pondok Pesantren. “Biarlah kita menangis sekarang berpisah sementara dengan anak daripada besok kita menangis seumur hidup karena anak tidak bisa menjadi imam shalat jenazah kita, tidak mampu membaca al Qur’an untuk kita. Betapa ruginya sebagai orang tua,” tukasnya.
Terakhir, Drs. H. Nursya berpesan kepada seluruh orang tua agar mendukung program dan menghormati aturan yang telah ditetapkan oleh Pondok Pesantren Ittihadul Muslimin karena semuanya demi kebaikan anak-anak. (Hd)