Meranti (Inmas) – Hari Ulang Tahun Kementerian Agama yang berdiri pada 03 Januari 1946 lazim dikenal dengan sebutan Hari Amal Bhakti (HAB), dirayakan di seluruh Indonesia, salah satunya di Kabupaten Kepulauan Meranti. (16/1)
Peringatan HAB ke 77 tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti dengan tema nasional Kerukunan Umat Untuk Indonesia Hebat dipusatkan di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Bertindak selaku Pembina upacara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Sulman.
Upacara bendera dimulai tepat pukul 07.30 wib dihadiri Pegawai Negeri Sipil (pejabat fungsional dan pelaksana), Pramubakti, keluarga besar madrasah negeri, ASN Kantor Urusan Agama, Penyuluh Agama Non PNS, Guru dan Siswa Madrasah, serta undangan lainnya.
H. Sulman dalam amanat nya membacakan sambutan Menteri Agama RI pada Peringatan HAB Kementerian Agama RI Ke 77 di hadapan seluruh peserta upacara.
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Men di awal sambutannya mengajak seluruh ASN Kementerian Agama menjadikan momentum HAB sebagai penanda sejarah panjang pengabdian Kementerian Agama dalam melayani seluruh umat beragama di Indonesia.
Gus Men bangga karena pada HAB Tahun lalu Kementerian Agama menggelorakan semangat Transformasi Layanan Umat dan hasilnya kini mulai terlihat. Birokrasinya lebih lincah dan responsif serta transformasi layanan digital mulai menggeliat dari pusat hingga daerah.
“Hasilnya sepanjang tahun 2022 Kementerian Agama diganjar 22 penghargaan oleh berbagai lembaga. Ini membuktikan keseriusan kita untuk berubah lebih baik,” ungkap Gus Men yang disampaikan kembali oleh Anselmus Panggabean.
Disamping keberhasilan yang diraih jajaran Kementerian Agama, menurut kader Nahdlatul Ulama tersebut isu kerukunan masih menjadi tanggungjawab besar terutama menjelang tahun politik 2024. Menag Yaqut meminta tidak ada lagi ASN Kementerian Agama yang partisan, apalagi ikut melakukan provokasi di tengah keragaman pilihan.
Melalui momen HAB ke 77 Menteri Agama mengajak seluruh jajarannya untuk meningkatkan soliditas organisasi agar menjadi barisan yang kuat, kokoh, dan teroganisir dalam melayani masyarakat.
(Inmas)