Siak (Inmas) - Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Suratman melakukan kunjungan Supervisi ke MTs. Bustanul Ulum Kecamatan Dayun, Selasa, (12/09/2023). Kunjungan supervisi ini merupakan kunjungan kerja rutin pengawas madrasah setiap bulannya. Adapun kunjungan supervisi ini dilakukan untuk memberikan pengarahan dan pembinaan terhadap guru madrasah di ruang guru yang didampingi oleh kepala Madrasah Tsanawiyah Bustanul Ulum , M.Najib,MPd.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari kepala MTs.Bustanul Ulum, M. Najib, M.Pd yang dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kunjungan supervisi pengawas madrasah di MTs.Bustanul Ulum, dengan harapan pengawas dapat memberikan pencerahan dan masukan kepada guru MTs. Bustanul Ulum serta apa yang disampaikan nantinya dapat menjadi pembinaan bagi guru-guru sehingga MTs. Bustanul Ulum dapat mencapai kualitas terbaik untuk ke depannya.
Dalam kunjungannya, Drs. H. Suratman mengungkapkan bahwa sebagai pengawas madrasah turut bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas perencanaan, proses dan hasil pendidikan. Untuk itu, seorang kepala madrasah sesuai dengan PMA No. 24 tahun 2018 harus memiliki kompetensi kepribadian, supervisi akademik, evaluasi pendidikan, kompetensi sosial dan kompetensi penelitian dan pengembangan ilmiah. Dalam pelaksanaan tugas ini, Drs. H. Suratman mengajak seluruh elemen yang ada di madrasah untuk saling berkoordinasi odemi tercapainya tujuan yang diharapkan.
“Pengawas adalah pengayom, memberikan sesuatu kesegaran, memudahkan kerja dan turut memberi solusi terhadap permasalahan yang terjadi di madrasah serta mampu memberikan masukan, nasihat, saran, bimbingan dalam penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi program pendidikan”, pungkasnya.
Dengan demikian, diharapkan tujuan pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa dapat tercapai. Disamping itu, Drs. H. Suratman juga memberikan masukkannya terkait dengan pelaksanaan tugas guru. Ia menyampaikan seyogyanya guru harus memiliki perencanaan dalam pelaksanaan tugasnya dan mampu mengevaluasi terhadap tugas yang dilaksanakan. “Guru hendaknya menanamkan bagaimana upaya mengajar yang baik dan benar, mampu melihat kekurangan dan kelebihan dalam mengajar sehingga dapat mengubah kebiasaan yang tidak baik dari siswa. Karena guru adalah ujung tombak sebuah lembaga pendidikan”, tutupnya. (Sur/Hd)