0 menit baca 0 %

DWP Kankemenag Bengkalis Akan Gelar Tes Deteksi Kanker Serviks Dan Payudara Pada 10 Agustus 2022

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bengkalis akan mengadakan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Periksa Payudara Klinis (Sadanis) untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara perempuan.


Bengkalis (Inmas)- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bengkalis akan mengadakan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Periksa Payudara Klinis (Sadanis) untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara perempuan.

Agenda ini bakal dilaksanakan serentak pada Rabu (10 Agustus 2022) mendatang tanpa dipungut biaya.

Menurut Jurina Ketua DWP KanKemenag Bengkalis agenda itu juga merupakan salah satu rangkaian acara dari DWP Kemenag RI dalam rangka memeringati Hari Kemerdekaan RI yang ke-77.

Ia mengatakan, kegiatan ini akan digelar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kab.Bengkalis serta Puskesmas setempat dengan begitu, untuk para perempuan sebaiknya tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.Sebab, deteksi  kanker adalah satu bentuk penghargaan dan penghormatan bagi diri sendiri. 

"Kanker serviks dan payudara menjadi penyakit utama penyebab kematian di lingkungan ibu-ibu. Jadi tidak dalam rangka menakut-nakuti, tetapi justru menumbuhkan kesadaran kita bahwa diri kita berharga. Karna dengan memperhatikan kesehatan kita, Insya Allah kita pun juga akan mendapatkan rahmat sehat juga dari Allah," tegas Jurina dalam keterangan resmi, Selasa (02 Agustus 2022).

 

Ketua DWP Jurina mengatakan , kegiatan tersebut akan  digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis pada 10 Agustus 2022 dan agenda tes bakal dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.


“Kegiatan ini hasil kerjasama DWP Kemenag Bengkalis bersama Dinas Kesehatan Kab.Bengkalis, dengan melakukan
Tes IVA dan Sadanis oleh tenaga kesehatan yang terlatih. Sehingga apabila di temukan  benjolan dan tanda-tanda lain pada serviks dan payudara sedini mungkin dapat dilakukan tindakan secepatnya.Nanti dari dokter atau bidan akan memberi rujukan kalau memang pasien itu positif mengidap atau bergejala kanker untuk pengobatan selanjutnya," tutupnya.