0 menit baca 0 %

Edwar S. Umar : KUA Merupakan Hadiah Umat Islam, Dua Kali Mengalah

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas),  Sebagian masyarakat mungkin akan ada yang bertanya, mengapa ada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di seluruh wilayah Indonesia ?. Kita tahu bahwa di KUA yang diurus hanyalah umat Islam saja. Sementera umat yang lain (Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khonghucu)  tidak punya Ka...


Pekanbaru (Inmas),  Sebagian masyarakat mungkin akan ada yang bertanya, mengapa ada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di seluruh wilayah Indonesia ?. Kita tahu bahwa di KUA yang diurus hanyalah umat Islam saja. Sementera umat yang lain (Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khonghucu)  tidak punya Kantor di Kecamatan.

Terkait dengan hal tersebut diatas, Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru, Dr. H. Edwar S. Umar, M.Ag memberikan penjelasan pada saat Pembinaan Pegawai di aula utama Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru yang berlangsung pada hari Senin (15/06/2020) kemarin.

Menurutnya, KUA tersebut merupakan pemberian dari tokoh non Islam, atas kebesahan hati umat Islam untuk mengalah dua kali. Yang pertama, bersedia menghapus tujuh kata demi NKRI, dan Presiden saat itu berjanji akan mendirikan Kemeterian Agama Yang mengurus Umat Islam, Kedua, Kementerian lain sudah dibentuk, namun kementerian Agama belum, Presiden minta kepada tokoh Islam agar Kementerian Agama tidak hanya mengurus umat Islam saja, tetapi seluruh umat yang ada di Indonesia, Tokoh Islam saat itupun setuju (mengalah), pada tanggal 3 Januari 1946  Departemen Agama (Kementerian Agama) didirikan.

Oleh sebab itu, tokoh selain Islam, merasa berhutang budi kepada Umat Islam, mereka tahu diri dan merelakan KUA hanya untuk umat Islam saja, Sementara mereka cukup berkantor sampai di Kab/Kota saja. Ulas Edwar. (Idris/ Bustamar)