0 menit baca 0 %

Edy Natar: Harus memiliki Alat Ukur untuk bisa Melakukan Evaluasi

Ringkasan: Edy NatatRiau - Wakil Gubernur Riau H. Edy Afrizal Natar Nasution, S. IP didampingi Ketua Umum Lembaga Pengembangan tilawatil Quran (LPTQ) Prov. Riau H. Ahmad Syah Harrofie, Ketua Harian LPTQ yang juga Karo Kesra Sekda Prov. Riau Drs. H. Zulkifli Syukur, Asisten Satu Drs.

Edy NatatRiau - Wakil Gubernur Riau H. Edy Afrizal Natar Nasution, S. IP didampingi Ketua Umum Lembaga Pengembangan tilawatil Quran (LPTQ) Prov. Riau H. Ahmad Syah Harrofie, Ketua Harian LPTQ yang juga Karo Kesra Sekda Prov. Riau Drs. H. Zulkifli Syukur, Asisten Satu Drs. H. Masrul Kasmy, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau diwakili Kabid Penaiszawa Drs. H. Syafwan membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Tilawatil Quran (LPTQ) Priv. Riau, Kamis (17/11/22) bertempat di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Dalam arahannya Wakil Gubernur menyampaikan pembinaan yang dilakukan secara resmi melalui forum yang disiapkan dan dilaksanakan secara terus menerus.

“Ada dua kategori yang perlu dipersiapkan, pengetahuan dan keterampilan, pengetahuan itu mengetahui, mengerti dan memahami serta menguasai, kalau keterampilan itu dapat, mampu dan mahir. Kita ingin berada diposisi mana, membaca Al Qur’an itu adalah keterampilan dan itu pasti dilakukan secara terus menerus dan karena tidak akan didapat dengan tanpa dilatih”.

Lebih lanjut Edy Natar mengatakan “kita harus memiliki alat ukur untuk bisa melakukan evaluasi,  harus jelas. Momen melaksanakan rapat kerja daerah hari ini kita  berharap focus kepada apa yang sudah kita laksanakan, jangan samoai terjadi hanya sekedar berjalan saja, tidak memberikan makna ”.

Terakhir wakil gubernur menyampaikan dukungan diselenggarakannya rakerda LPTQ.

“mari bersama – sama dengan tidak mencari siapa salah dan benar tetapi mari kita himpun semua kekurangan itu dan dievaluasi dan dengan hati yang lapang dilakukan perbaikan”

Sementara itu Ketua Umum LPTQ Prov. Riau melaporkan bahwa tujuan dilaksanakannya rakerda ini adalah untuk mengevaluasi bersama terhadap waktu, pola dan teknis pembinaan peserta MTQ secara professional.

“juga bertujuan untuk meningkatkan sinergitas pelaksanaan program kerja LPTQ untuk meraih prestasi terbaik setiap perhelatan MTQ dan STQ”.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut mengambil tema Evaluasi Prestasi, Cari Solusi tersebut diikuti utusan Kab/Kota Se Prov. Riau terdiri dari unsur Pemda,  LPTQ, Kemenag dan Pelatih serta pengurus LPTQ Prov. Riau.