BANTAN (Inmas) - 4 Agustus 2023 Eny Gustinawati sebagai Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bantan dan juga Konselor di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Kabupaten Bengkalis memberikan sambutan mewakili Ketua LK3 dalam kegiatan sosialisasi KB, Sunat Perempuan, pencegahan dan penanganan kasus Kekerasan terhadap perempuan dan anak, kesehatan Dissabilitas yang ditaja Puskesmas Selatbaru Jumat 4 Agustus 2023 di Aula kantor Desa Jangkang dari jam 08.30-11.30..
Dalam sambutannya Eny menyampaikan, menyambut baik kerjasama ini mengingat pentingnya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang isu-isu penting dalam keluarga dan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi penting tentang praktik sunat perempuan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta meningkatkan kesadaran tentang kesehatan dissabilitas.
Sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Desa Jangkang, staf Kantor Desa Jangkang, PUS (Pasangan Usia Subur), WUS (Wanita Usaha Subur), bidan desa, dan adik-adik mahasiswa KKN UIN Suska Pekanbaru.
Dalam sesi pertama, sosialisasi tentang Sunat Perempuan disampaikan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak negatif dari praktik tersebut. Materi ini disampaikan oleh tenaga medis dari Puskesmas Bantan, yang juga memberikan penjelasan mengenai dampak kesehatan yang bisa ditimbulkan oleh sunat perempuan serta upaya-upaya untuk mencegahnya.
Selanjutnya, dalam sesi kedua, materi tentang Pencegahan dan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak disampaikan oleh perwakilan dari LK3 Kabupaten Bengkalis. Peserta diajak untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan dan bagaimana melaporkannya kepada pihak berwenang. Sosialisasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat lebih proaktif dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan
Dalam sesi terakhir, materi tentang Kesehatan Dissabilitas disampaikan oleh tim medis dari Puskesmas Bantan, dengan fokus pada kesehatan dan kebutuhan khusus penyandang dissabilitas. Para peserta diberikan pengetahuan tentang bagaimana memberikan perawatan dan dukungan yang tepat untuk penyandang dissabilitas, sehingga mereka dapat hidup dengan lebih bermartabat dan sejahtera.
Acara berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari peserta. Mereka berterima kasih atas informasi yang berharga dan akan menginformasikan kepada keluarga, tetangga dan lingkungan tempat tinggal untuk dapat Bersama-sama enjadi agen perubahan dalam masyarakat dengan lebih peduli dan responsif terhadap isu-isu sensitif ini.