Dumai (Inmas) - Dalam rangka
evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022 dan peningkatan kinerja petugas
haji profesional, Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melalui Seksi
Peyelenggaraan Haji dan Umrah melaksanakan kegiatan sharing untuk menampung
masukan terkait pelayanan Penyelenggaraan Haji, Kamis (13/10/2022) di Aula
Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kota Dumai.
Drs. H. Sudarmanto selaku Kasi
Penyelenggaraan Haji dan Umrah melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh
25 orang peserta yang terdiri dari perwakilan Bagian Kesra Setdako Dumai, Dinas
Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai, Polresta Dumai, Satpol PP Kota Dumai, Pengurus
Cabang (PC) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Dumai, Kantor
Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Dumai, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Dumai,
Dinas Perhubungan (DISHUB) Dumai, Ketua Kloter 9 BTH H. Surya Hudaya, S.Ag,
Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) Kota Dumai Tahun 1443 H/ 2022 M
serta JFU pada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama
Kota Dumai.
“Kegiatan Sharing ini
dilaksanakan bertujuan untuk menggali informasi, melihat kendala dan memotret
pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji tahu 1443 H/ 2022 M dalam perspektif
petugas Kloter, Karu dan Karom. Pada kegiatan ini juga diharapkan ada masukan
berupa usul saran untuk perbaikan, peningkatan pelayanan Jama'ah ke arah yang
lebih baik dalam hal memberikan Pembinaan, Pelayanan, Perlindungan, mewujudkan
kemandirian serta meningkatkan ketahanan jemaah haji sebagai mana yang diamanatkan
didalam Undang-Undang No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji,”
jelasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kota Dumai, Drs. H. Alfian, M.Ag dalam
arahannya menghimbau kepada seluruh peserta untuk menyampaikan secara terbuka
terkait dengan kendala, masalah dan kekurangan layanan yang diterima dalam
penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022. Catatan, pendapat dan saran tersebut
bisa di peruntukkan mulai dari persipan layanan dokumen, bimbingan manasik
melalui Kementerian Agama dan KUA Kecamatan, layanan Mansik haji di KBIHU,
layanan kesehatan, pemberangkatan dari Kota Dumai ke Embarkasi, di Embarkasi,
dalam perjalanan, selama di Arab Saudi dan sampai kembalinya ke tanah air.
“Hasil evaluasi ini akan kami
tindak lanjuti sesuai kewenangan, akan kami usulkan secara berjenjang ke
tingkat Provinsi maupun pusat jika diperlukan sesuai tugas dan fungsi
masing-masing,” tuturnya.
Lebih lanjut H. Alfian menghimbau
agar Ex Karu, Karom dan jema'ah haji tahun 2022 selalu mengimplementasikan
kemabruran haji di tengah masyarakat dengan Motto “Haji Sepanjang Hayat”.
Terakhir H. Alfian memaparkan
tiga skenario manasik haji sepanjang tahun oleh Kementerian Agama yaitu pertama
bimbingan manasik haji reguler bagi jemaah haji tahun berangkat, kedua
memberikan penyuluhan bagi jemaah haji waiting list dua tahun jelang
keberangkatan dan ketiga menyapa jemaah dalam bentuk podcast, seminar dan
konsultasi bagi jemaah waiting list di atas tiga tahun dan masyarakat umum.
“Tiga skenario ini sangat penting
untuk kita sikapi secara bersama,” tutupnya membuka kegiatan evaluasi dalam
bentuk diskusi ini. (Arief)