Kuansing (Kemenag)- Suasana sore di Masjid Baitul Amanah, Desa Sampurago, Kecamatan Hulu Kuantan tampak lebih hidup dari biasanya. Terdengar lantunan huruf demi huruf hijaiyah yang diucapkan dengan penuh semangat oleh anak-anak desa. Di tengah mereka, hadir sosok penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Hulu Kuantan, Fitri Dewi Muspika, yang dengan sabar membimbing dan menanamkan kecintaan kepada Al-Qur an.(06/08/2025)
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan Al-Qur an yang rutin dilakukan oleh Fitri, terutama untuk anak-anak yang masih dalam tahap mengenal huruf hijaiyah atau bahkan masih tergolong buta aksara Al-Qur an.
Dengan pendekatan yang ramah, penuh kelembutan, dan menyenangkan, Fitri berhasil menciptakan suasana belajar yang hangat, di mana anak-anak merasa nyaman, tidak takut salah, dan semakin berani melafalkan ayat demi ayat Al-Qur an.
Mereka adalah amanah Allah. Tugas kita bukan hanya mengajarkan huruf, tapi juga menanamkan cinta kepada Al-Qur an sejak dini, ungkap Fitri dengan penuh haru.
Program ini mendapat dukungan penuh dari para orang tua dan pengurus masjid setempat. Mereka mengapresiasi kehadiran penyuluh agama yang turun langsung ke desa-desa untuk membina generasi muda.
Kami sangat bersyukur dan berterima kasih, karena kegiatan ini benar-benar membawa manfaat bagi anak-anak kami. Semoga terus berlanjut, ujar Misdiarni salah seorang tokoh masyarakat Desa Sampurago.Rabu, 06/08/25.
Melalui kegiatan ini, Fitri Dewi Muspika tidak hanya mengajarkan cara membaca Al-Qur an, tetapi juga menumbuhkan semangat religius, akhlak yang baik, dan kecintaan terhadap masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Kehadiran beliau menjadi bukti nyata bahwa cahaya Al-Qur an bisa tumbuh di mana saja, selama ada ketulusan dan kepedulian untuk membimbing generasi masa depan. (FDM)