0 menit baca 0 %

Gercep, Tim Kemenag Lakukan Pengukuran Arah Kiblat

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Gerak Cepat (Gercep) Tim Hisab Rukyat Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kab Rokan Hilir, Kamis (6/7/2023) kemarin melaksanakan pengukuran arah kiblat sesuai tugas dan fungsi yang dimilikinya. Merujuk pada permohonan yang diajukan oleh Pengurus P...

Rokan Hilir (Inmas) - Gerak Cepat (Gercep) Tim Hisab Rukyat Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kab Rokan Hilir, Kamis (6/7/2023) kemarin melaksanakan pengukuran arah kiblat sesuai tugas dan fungsi yang dimilikinya. 

Merujuk pada permohonan yang diajukan oleh Pengurus Ponpes Modern Yayasan  Yunus Nur Bantaian Kecamatan Batu Hampar, Tim yang terdiri H. Khairul,S.Ag, H. Tarmizi,S,HI, Mahrizal Lubis,S.Pd.I langsung meluncur ke lokasi.

 Bermodalkan alat yang canggih dan dukungan aplikasi android, pengukuran dilakukan diatas lahan tempat akan dibangunnya Musolla yang baru. Ketua Yayasan Yunus Nur H. Wazirwan Yunus,M.Si menjelaskan memang saat ini sedang giat-giatnya dilakukan pengembangan yayasan Yunus Nur.

"Rencananya kami akan membangun Musolla ini  untuk pemantapan sarana karena Yayasan Yunus Nur ini memiliki MTs dan Ponpes modern," jelasnya.

"Alhamdulillah cuaca sangat mendukung mengingat beberapa hari terakhir ini sering mendung dan hujan sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pengukuran. Faktor cuaca memang sangat penting saat pengukuran karena alat yang digunakan bergantung pada sinar matahari agar hasilnya lebih akurat. Tim juga sudah melakukan pengukuran menggunakan alat theodolit dan aplikasi andoid untuk menentukan titik arah kiblat secara akurat. Dari 2 titik tersebut barulah ditarik garis lurus sebagai tanda saat pembangunan Musholla nanti," Ujar H. Khairul.

Pelayanan pengukuran arah kiblat memang sudah menjadi salah satu bentuk pelayanan Kementerian Agama bagi masyarakat yang membutuhkan dan sepenuhnya gratis atau tidak dipungut bayaran. 

"Silahkan jika ada masyarakat atau takmir masjid dan mushalla ataupun madrasah/sekolah mengajukan permohonan ke Kemenag nantinya akan kami tindaklanjuti dengan mengirimkan tim ke lokasi," tambah Khairul lagi. (Babang AJD)