0 menit baca 0 %

Gesa Pembangunan ZI WBK dan WBBM, Tim Bentuk Agen Perubahan Dan Pemenuhan Evidence Penilaian Mandiri

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)-Ketua Tim Zona Integritas (ZI) H.Zulkarnaen yang juga menjabat sebagai  Kepala Sub Bagian Tata Usaha  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis memimpin langsung rapat pembangunan ZI di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis.

Bengkalis (Inmas)-Ketua Tim Zona Integritas (ZI) H.Zulkarnaen yang juga menjabat sebagai  Kepala Sub Bagian Tata Usaha  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis memimpin langsung rapat pembangunan ZI di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis. Kamis 13 Oktober 2022.

Pada rapat tersebut dibahas 2 program prioritas yaitu terkait pembentukan agen perubahan dan pemenuhan evidence penilaian mandiri terhadap  pembangunan ZI.

Rapat tersebut di awali dengan yel-yel ZI yang di lakukan sangat antusias oleh semua  anggota rapat yang hadir, Hal ini merupakan  wujud serius agar Kemenag Bengkalis meraih predikat WBK dan WBBM.

Ketua Tim ZI H.Zulkarnaen dalam sambutannya mengatakan bahwa tahun 2023 akan dilakukan penilaian terhadap lembaga Kementeian Agama Kabupaten Bengkalis oleh karena itu perlu di gesa pembentukan agen perubahan dan pemenuhan  terhadap evidence pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis pada Aplikasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI).

 
H.Zulkarnaen berharap kepada agen perubahan yang di bentuk nanti mampu menjadi katalisator, penggerak perubahan, pemberi solusi, sebagai Mediator, dan sebagai penghubung yang andal di dalam organisasi yang besar ini.

Selain itu , dalam rapat  ini membahas persiapan segala kebutuhan terhadap pembentukan agen perubahan dengan berbagai tahapan pemilihan agen perubahan Zona Integritas di Kantor Kemenag Bengkalis mulai dari mekanisme pemilihan hingga pengukuhan.

Kemudian untuk Pemenuhan Evidence Penilaian Mandiri kepada masing-masing kordinator ZI agar dapat melaksanakan seluruh Program dan kegiatan yang sudah di rencang dapat dilaksanakan dengan baik.” demikian tutupnya.