0 menit baca 0 %

GESA PERSIAPAN, PEMKAB RAKOR EVALUASI PANITIA

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Sebagai tuan rumah MTQ XL Prov Riau tahun 2022 Pemda Rokan Hilir Kamis 02/06/2022 lakukan Rakor evaluasi kesiapan panitia dan rapat dipimpin Pj Sekretaris Daerah Drs H Ferry Hendra Parya bertempat di ruang rapat sekretaris daerah lantai III Kantor Bupati Rokan Hilir.Hadir seluru...

Rokan Hilir (Inmas)- Sebagai tuan rumah MTQ XL Prov Riau tahun 2022 Pemda Rokan Hilir Kamis 02/06/2022 lakukan Rakor evaluasi kesiapan panitia dan rapat dipimpin Pj Sekretaris Daerah Drs H Ferry Hendra Parya bertempat di ruang rapat sekretaris daerah lantai III Kantor Bupati Rokan Hilir.

Hadir seluruh penanggung jawab kepanitiaan memberikan laporan kekinian serta kendala yang dihadapi.

Sekretaris Daerah Drs H Ferry Hendra Parya dalam arahannya mengatakan saat ini kita telah berada di awal Juni dan semua kita yang terlibat di panitia hendaknya tidak lagi ada istilah santai untuk suksesnya MTQ ini, pintanya. Analisa dan telaah persiapan demi persiapan bersama anggota.

Dalam rapat, Ferry yang juga pernah Camat Kubu ini meminta setiap Koordinator memberikan laporan kesiapan dan selanjutnya akan menjadi catatan evaluasi dan akan disampaikan ke Bupati Rokan Hilir.

Turut ambil bagian, Kakankemenag Kab Rokan Hilir Drs H Naini M.Pd.I selaku ketua bidang IV membidangi Perlombaan dan kehakiman yang diwakili oleh Kasi Bimas Islam H.Suhaimi.

Dalam pemaparannya, Suhaimi menyampaikan bahwasanya Ketua Bidang IV telahpun 2 kali melakukan rapat internal, melakukan peninjauan arena utama bersama tim teknis dari PUTR.

Prinsipnya kami akan bekerja sepenuh hati bersama panitia lainnya, bahkan dalam minggu berikutnya akan diadakan pertemuan seluruh penanggung jawab cabang dan golongan MTQ bersama Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

Disela-sela laporan kegiatan oleh masing-masing koordinator, Suhaimi juga memberikan masukan berdasarkan pengalaman terhadap kepanitiaan penyambutan kafilah, hiburan kesenian malam di arena utama dan juga Suhaimi meminta para pedagang tidak ada yang berjualan persis di posisi belakang arena atau dekat ruang majelis hakim, hal ini demi ketenangan dan kenyamanan bersama, begitu pinta Suhaimi yang juga pernah sebagai Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam pada masanya. (sh)