0 menit baca 0 %

Giat Berikan Penyuluhan, Junaidi Dasrul : Penyuluh Berperan Sebagai Agen Moderasi Beragama

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) -Seorang Penyuluh diibaratkan lampu yang memberikan penerangan kepada masyarakat dan juga sebagai fasilitator. Dengan adanya penyuluhan, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap kearah yang lebih baik. Penyuluh berperan sebagai agen moderasi beragama.Hal...

Rokan Hilir (Inmas) -Seorang Penyuluh diibaratkan lampu yang memberikan penerangan kepada masyarakat dan juga sebagai fasilitator. Dengan adanya penyuluhan, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap kearah yang lebih baik. Penyuluh berperan sebagai agen moderasi beragama.

Hal itu disampaikan Junaidi Dasrul,S.AP, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Bangko saat memberikan penyuluhan Kepada masyarakat Simpang Tengki Kecamatan Rimba Malintang, Sabtu (19/11/2022).

“Sebagai Penyuluh Agama, Saya berupaya agar lebih mengedepankan apa yang disebut dengan moderasi beragama. Tidak perlu berlebihan dalam memahami serta mengamalkan ajaran agama. Rangkul dan ajak mereka yang paham agamanya tidak sesuai dengan ajaran dalam kitab suci. Kemajemukan dan keberagaman yang ada inilah yang justru membuat kita harus bersatu dan dijaga kebersamaannya, dan kita penyuluh agama adalah sebagai agen moderasi beragama,” tandasnya.

Menurut Junaidi, tugas Penyuluh Agama Islam (PAI) saat ini dihadapkan pada suatu kondisi masyarakat yang berubah dengan cepat yang mengarah pada masyarakat fungsional, masyarakat teknologis, dan sumber informasi.

“Terus menerus meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pengembangan diri serta teknik dalam penyampaian ke masyarakat sehingga ada korelasi faktual terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat,” tutur Junaidi lagi.

Sebelum menutup materinya, Junaidi mengharap kepada para jemaah untuk bersama-sama menjadi agen of change di tengah-tengah masyarakat. Diantaranya Junaidi mengajak memberantas buta huruf Al Quran, menciptakan  kerukunan umat beragama, dan mencegah bahaya radikalisme serta bahaya Napza.

“Insya Allah, sebagai penyuluh Saya tetap akan memposisikan diri ikut ambil bagian dalam moderasi beragama pada setiap kegiatan penyuluhan,” pungkas Junaidi. (AjdSyaheed)