0 menit baca 0 %

Guru Berinovasi Mendidik Generasi Yang Berkarakter

Ringkasan: Pekanbaru(MAN1)- Guru sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa karna guru bukan hanya menyampaikan sebatas ilmu saja, tapi nilai moral dan akhlak juga diberikan untuk bekal masa depan.Setelah kemerdekaan bangsa Indonesia butuh peningkatan ilmu pendidikan agar tidak dijajah kembali oleh bangs...

Pekanbaru(MAN1)- Guru sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa karna guru bukan hanya menyampaikan sebatas ilmu saja, tapi nilai moral dan akhlak juga diberikan untuk bekal masa depan.

Setelah kemerdekaan bangsa Indonesia butuh peningkatan ilmu pendidikan agar tidak dijajah kembali oleh bangsa asing. Supaya ada yang meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah menyerahkan nyawa, keluarga dan harta untuk negara ini.

Bentuk wujud penghargaan atas segala bentuk jasa-jasanya, seluruh masyarakat Indonesia, 25 November 2022 memperingati Hari Guru Nasional terutama MAN 1 Kota Pekanbaru yang telah melaksanakan peringatan hari guru dengan semarak (25/11/2022) di lapangan MAN 1 Kota Pekanbaru.

Tema yang diusung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia “Berinovasi Mendidik Generasi”

Sebagai pengetahuan bersama, hari guru nasional ini dicetuskan sejak tahun 1994 sesuai dengan keputusan Presiden Soeharto. Berdasarkan Kepres nomor 78 tahun 1994 dan pada UU Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.


Kegiatan hari guru nasional dimulai dengan upacara pengibaran bendera merah putih dengan mendatangkan pembina upacara dari kementerian agama Provinsi Riau yakni bapak Dr. H. Muliardi, M.Pd yang menjabat Kabid Penmad Kementerian Agama Provinsi Riau. Sebagai pembina ia membaca amanat dari Kementerian Agama.

 Setelah upacara selesai kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan antraksi-antraksi dari guru dan peserta didik. Kegiatan yang di jalani oleh Bidang Kesiswaan ini di komandoi oleh Wakil Kepala Sarnilawati, M.Pd.

 Semangat perjuangan yang semakin berkobar , lambat laun tak lagi semata-mata untuk memperjuangkan kesetaraan. Namun, memuncak menjadi perjuangan nasional dengan teriakkan “Merdeka” Indonesia harga mati. (Humas MAN 1 Kota Pekanbaru).