BENGKALIS (Inmas) - Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis bekerjasama
dengan MGBK Kecamatan Bengkalis - Bantan mengadakan sosialisasi pencegahan
kekerasan terhadap anak bertempat di SMP Negeri 1 Bengkalis Kamis, 16/11/2023.
Kegiatan yang diikuti oleh
16 orang guru BK dan 34 wali murid ini mengangkat tema "Penerapan Disiplin
Positif" sebagai upaya pencegahan tindak kekerasan di lingkungan sekolah
menitikberatkan pada pendekatan tanpa kekerasan, merefleksi kesalahan,
menghargai, membangun logika bersifat jangka panjang pada peserta didik guna
menghindarkan anak dari kekerasan di sekolah.
Afandi selaku Korwilcam
Dinas Pendidikan Kecamatan Bengkalis membuka acara secara resmi. Beliau
berharap partisipasi aktif para guru dan wali murid dalam mengawasi anak-anak.
"Pada saat sekarang
perkembangan teknologi sangat berperan dalam pembentukan karakter anak sehingga
kita tidak bisa lengah dalam mengawasi perkembangan mereka. Pengawasan terhadap
anak bukan semata-mata tugas orang tua atau guru saja tetapi memerlukan
kerjasama seluruh elemen masyarakat dimanapun tempat seorang anak berada,"
ungkap Afandi.
Sebagai perwakilan guru BK
dari MTsN 1 Bengkalis, Choirunnisa Fitriani, S.Psi dan Mimi Harfiana, S.Pd
sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini karena dapat menambah wawasan mereka
mengenai penanganan dan pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan
madrasah.
"Setelah mengikuti
seminar ini saya menyadari betapa pentingnya kita semua untuk mengambil peran
dalam pencegahan kekerasan terhadap anak agar tidak semakin banyak anak-anak
yang menjadi korban. Sejatinya anak harus dilindungi, dikasihi dan
disayangi," ungkap Choirunnisa
Sementara Mimi menyampaikan
kepada siapapun yg mendengar dan menyaksikan adanya kekerasan terhadap anak
agar segera melaporkan kepada pihak yg berwenang. Jangan takut demi melindungi
anak-anak kita dari pelaku kekerasan, semoga kita sendiri bukan menjadi pelaku
dari kekerasan terhadap anak tersebut.