Pekanbaru (Inmas), Dalam rangka memberikan pencerahan,
pagi ini Ka. Subbag TU menshare Muhasabah (Buya HAMKA) melalui WA Grup. Adapun
isi muhasabah tersebut sebagai berikut. Selasa (30/06/2020).
Pertama: Jika Kita Memelihara Kebencian/Dendam, maka
seluruh 'Waktu dan Pikiran' yang kita miliki akan habis begitu saja &
kita tidak akan pernah menjadi 'Orang Yang Produktif'.
Kedua : Kekurangan Orang Lain adalah Ladang Pahala' bagi
kita untuk ; memaafkannya,mendoakannya,memperbaikinya dan menjaga Aib-nya.
Ketiga: Bukan Gelar, Jabatan dan kekayaan yang menjadikan
'Orang Menjadi Mulia', Jika kualitas pribadi kita buruk, semua itu hanyalah
'Topeng Tanpa Wajah'.
Keempat : Ciri Seseorang (Pemimpin ) itu " Baik' akan
Tampak dari, Kematangan Pribadi,Buah Karya, serta Integrasi antara 'Kata dan
Perbuatan'-nya.
Kelima : Jika Kita Belum bisa membagikan Harta atau
membagikan Kekayaan, maka Bagikanlah
'Contoh Kebaikan' karena Hal itu akan 'Menjadi Tauladan'.
Keenam : Jangan Pernah Menyuruh Orang lain untuk Berbuat
Baik, Sebelum Menyuruh Diri Sendiri', Awali segala sesuatunya untuk kebaikan
dari Diri Kita Sendiri.
Kedelapan: Pastikan Kita sudah melakukan yang terbaik dan 'Beramal'
hari ini, Baik : dengan Materi, dengan Ilmu, dengan Tenaga atau Minimal dengan
'Senyuman yang Tulus'...
Kedelapan: Para Pembohong akan Dipenjara oleh
Kebohongannya' sendiri.Orang yg Jujur akan 'Menikmati Kemerdekaan' dalam
Hidupnya.
Kesembilan: Bila Memiliki 'Banyak Harta', maka Kita lah
yang akan 'Menjaga Harta'.Namun Jika Kita Memiliki 'Banyak Ilmu', maka Ilmu lah
yang akan 'Menjaga Kita'.
Kesepuluh: Bila 'Hati Kita Bersih', Tak ada Waktu untuk :
Berpikir Licik, Curang atau Dengki, sekalipun terhadap Orang lain.
Kesebelas: Bekerja Keras adalah 'Bagian Dari Fisik',
Bekerja Cerdas merupakan 'Bagian Dari Otak', sedangkan Bekerja Ikhlas adalah
'Bagian Dari Hati'.
Keduabelas: Jadikanlah setiap 'Kritik' bahkan 'Penghinaan'
yang Kita Terima sebagai 'Jalan Untuk Memperbaiki Diri'.
Ketigabelas: Kita tidak pernah tahu Kapan 'Kematian' akan
'Menjemput Kita, tapi yang Kita Tahu
adalah kematian itu pasti datang dan seberapa Banyak Bekal pengetahuan
Al Qur'an dan al Hadist yang Kita Miliki untuk Menghadapi kematian.
Semoga kita bisa terus istiqamah senantiasa bertutur,
berfikir dan berbuat yang baik, beribadah dengan penuh keikhlasan berharap
Ridha Allaah. Tulis Wahid. (Idris/ Bustamar)