0 menit baca 0 %

H. Muhyidin, S. Ag, Berikan Pembinaan Kepada Mahasiswa STAIN Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) - Penghulu Ahli Madya KUA Kecamatan Bengkalis, H. Muhyidin, S. Ag, aktif terlibat dalam memberikan pembinaan kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis Aulia Kurniawan,Putra Nuraiman dan Sedeli Dari Prodi Hukum Keluarga Islam serta Desti Novita Sari Prod...

Bengkalis (Inmas) - Penghulu Ahli Madya KUA Kecamatan Bengkalis, H. Muhyidin, S. Ag, aktif terlibat dalam memberikan pembinaan kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis Aulia Kurniawan,Putra Nuraiman dan Sedeli Dari Prodi Hukum Keluarga Islam serta Desti Novita Sari Prodi Manajemen Dakwah Pada Kamis, 19 Oktober 2023, yang sedang melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis

Pembinaan tersebut dilakukan di Balai Nikah KUA Kecamatan Bengkalis, tempat yang menjadi pusat aktivitas keagamaan di wilayah tersebut. H. Muhyidin menjelaskan dengan rinci mengenai cara kerja pelayanan di kantor KUA, mulai dari proses pernikahan hingga penanganan berbagai permasalahan administratif yang seringkali muncul. Beliau berbagi pengalaman dan limbungpengetahuan yang berguna bagi perkembangan mahasiswa.

Mahasiswa mendapatkan wawasan mendalam tentang tata cara menangani masalah administrasi di lembaga keagamaan. H. Muhyidin memberikan contoh kasus nyata yang pernah dihadapi oleh KUA Kecamatan Bengkalis, serta memberikan solusi yang tepat. Mahasiswa pun diajak berdiskusi aktif, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang interaktif dan memperkaya pengetahuan mereka.

Pertemuan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan terkait isu-isu yang berkaitan dengan pelayanan di kantor KUA. H. Muhyidin memberikan jawaban yang komprehensif dan memberikan arahan untuk terus mengembangkan pemahaman mereka dalam melaksanakan tugas-tugas keagamaan. Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas mahasiswa sebagai calon pemimpin keagamaan di masa depan.