Meranti (Inmas)- Drs. H. Sulman bersama Kakanwil Kemenag Riau Dr. Mahyudin.M.A dampingi Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Tarmizi Tohor dalam launching desa sungai cina Kecamatan Rangsang Barat sebagai Kampung Zakat binaan Pemerintah lewat Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI. (/12)
Program Kampung Zakat di daerah tertinggal, Tujuannya guna mengefektifkan pengentasan kemiskinan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat pelosok lewat optimalisasi dana zakat.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengatakan program ini merupakan upaya negara meningkatkan ekonomi lewat optimalisasi dana zakat di wilayah 3T.
“Kalau zakat hanya digunakan untuk memberi sembako saja, angka kemiskinan tidak akan berkurang di Indonesia. Untuk itu harus ada upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui optimalisasi dana zakat, salah satunya Program Kampung Zakat,” jelas Tarmizi.
Kondisi kemiskinan jadi tantangan bagi negara. Salah satu solusinya adalah menyempurnakan tata kelola zakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program ini diharapkan dapat menarik para muzaki potensial untuk membayar zakat, karena mereka tentu tidak sungkan membantu setelah telah melihat hasil nyata meningkatnya perekonomian umat.
Hadir juga dalam kesempatan ini Bupatu Kepulauan Meranti, Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat-Wakaf, Andi Yasri, Kasubdit Edukasi, Inivasi dan Kerjasama Zakat-Wakaf, Wida Sukmawati serta Kasubdit Akteditasi Lembaga Zakat, Muhibuddin, Anggota DPRD Meranti, Pejabat daerah kecamatan rangsang barat dan desa sungai cina, tokoh masyarakat dan masyarakat desa sungai cina. (Inmas)