0 menit baca 0 %

HADAPI IKM, MTs SWASTA AL-HUSNI SECARA MANDIRI UTUS GURU IKUTI BIMTEK IKM, DITAJA KELOMPOK KERJA PENGAWAS MADRASAH PROVINSI RIAU

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Seiring dengan perubahan paradigma pembelajaran abad-21 serta perkembangan dunia yang sangat dinamis dan tidak menentu, maka diperlukan pola baru dalam pengelolaan pendidikan dan pembelajaran pada madrasah. Madrasah harus senantiasa melakukan perubahan dan perbaikan berkelan...

Indragiri Hulu, (Inmas). Seiring dengan perubahan paradigma pembelajaran abad-21 serta perkembangan dunia yang sangat dinamis dan tidak menentu, maka diperlukan pola baru dalam pengelolaan pendidikan dan pembelajaran pada madrasah. Madrasah harus senantiasa melakukan perubahan dan perbaikan berkelanjutan, berani melakukan inovasi atau terobosan baru, serta memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal untuk meningkatkan mutu layanan kepada seluruh warga madrasah. Madrasah harus memiliki otonomi dalam mengelola pendidikan dan kemandirian dalam berkreasi, berinovasi, menciptakan layanan yang humanis, ramah, serta adaptif dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu Kementerian Agama RI senantiasa mendorong dan memberi ruang yang seluas-luasnya kepada madrasah dalam mengembangkan kurikulum operasional pada tingkat satuan pendidikan, sesuai potensi dan kekhasan madrasah.
Sesuai dengan Permendikbudristek No.5 Tahun 2022 dan KMA 347 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di Sekolah/Madrasah, Kementerian Agama telah menetapkan madrasah melaksanakan Kurikulum Merdeka Tahun Pelajaran 2022/2023 di jenjang RA, MI, MTs, dan MA sebagai percontohan. Pada tahun 2024 madrasah ditargetkan sudah melaksanakan kurikulum mereka secara keseluruhan.
Untuk persiapan implementasi kurikulum merdeka di madrasah, MTs Swasta Al-Husin, alamat Desa Cenaku Kecil, Kec. Batang Cenaku mengutus salah seorang Guru atas nama Fitri Handika (urut dua dari sisi kanan) mengikuti Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri Se-Provinsi Riau pada 04 s.d 06 November 2022 yang ditaja Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Provinsi Riau, tempat di Hotel Mona Plaza, Jalan H.R. Soebrantas Panam-Pekanbaru, demikian disampaikan kepala MTs Swasta Al-Husin, Darmawin, S.Pd.I.
Konsep dari kurikulum merdeka antara lain adanya penyederhanaan kurikulum, memberi ruang kreasi dan fleksibilitas satuan pendidikan dalam pengelolaan pembelajaran.
Kurikulum Merdeka di Madrasah adalah kurikulum mata pelajaran selain PAI dan Bahasa Arab yang disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kurikulum Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab khusus Madrasah yang dikembangkan oleh Kementerian Agama, dan nilai-nilai kekhasan Madrasah yang dikembangkan oleh madrasah.
Implementasi kurikulum merdeka di madrasah adalah pelaksanaan kurikulum yang memberi ruang kreativitas dan inovasi kepada madrasah dalam mengembangkan kurikulum operasional pada tingkat satuan pendidikan.(tulang)