Riau - "Ada bebebrapa orang yang melihat bahwa hilal itu sudah terlihat, kendalanya ketika kita harus melaporkan bahwa itu terlihat kita harus memberikan bukti otentik sebentuk dokumentasi atau foto, kita masih ada waktu untuk melihat kondisi hilal sampai pukul 18.59 wib". Demikian disampaikan Khairulnas selaku teknisi Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Prov. Riau, Rabu malam (22/3/23).
Lebih lanjut Khairulnas mengatakan Pemantauan dilaksanakan dengan ketinggian tempat 4 M diatas permukaan laut dengan hilal terbenam pada posisi waktu 18:59:28 wib selama 36 menit. Teleskop pemantau dipasang dititik koordinat 01°31'55.68" LU atau 102°24'56.03" BT.
"keadaan hilal, tinggi hakiki 8 35' 58" dengan letak posisi hilal berada disebelah utara matahari. Saat ini keadaan cuaca berawan sehingga tidak dapat untuk dilakukan dokumentasi, meski begitu ada 3 orang yang berhasil melihat hilal yakni asisten I Bupati Bengkalis, Kabid Urais Kanwil Kemenag Riau dan Ka. Kan Kemenag Kab. Bengkalis".
Sebagaimana hasil sidang isbat yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama ditepakan 1 Ramadhan pada kamis tanggal 23 maret 2023.
"Dari 124 titik ada 12 perukyah yang melaporkan telah melihat hilal. Dengan demikian tadi kita bersepakat secara mufakat 1 Ramadan 1444 H jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023".
Menag berharap dengan hasil sidang isbat ini, seluruh umat Islam Indonesia dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan bersama-sama. "Ini bisa menjadi simbol kebersamaan umat Islam Indonesia. Kebersamaan ini semoga juga menjadi wujud kita semua sebagai anak bangsa menatap masa depan yang lebib baik," kata Menag.