0 menit baca 0 %

Hilal Tidak Terlihat Karena Hujan, 1 Syawal Ditetapkan 2 Mei

Ringkasan: Riau (Inmas) - Pekanbaru menjadi salah satu dari 103 titik pemantauan hilal syawal 1443 Pemerintah Indonesia, pemantauan tersebut dipusatkan di Hotel Bono Pekanbaru, Minggu (1/5/22). Kegiatan rukyatul hilal Prov. Riau tersebut diawali dengan Rapat Hisab Rukyat dan Pemantauan Hilal 1443 H yang dihadi...

Riau (Inmas) - Pekanbaru menjadi salah satu dari 103 titik pemantauan hilal syawal 1443 Pemerintah Indonesia, pemantauan tersebut dipusatkan di Hotel Bono Pekanbaru, Minggu (1/5/22). Kegiatan rukyatul hilal Prov. Riau tersebut diawali dengan Rapat Hisab Rukyat dan Pemantauan Hilal 1443 H yang dihadiri Ka. Kanwil Kemenag Riau Dr. H. Mahyudin, MA, Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Riau Mukti Ali, Kepala BMKG Riau dan Tim BHR Prov. Riau. 

Dalam rapat hisab dan rukyat tersebut didapat hasil hilal untuk Provinsi Riau tidak terlihat karena kondisi cuaca hujan

"hasil rukyatul hilal pada saat ini tidak terlihat karena kondisi hujan, akan tetapi  pantauan berdasarkan hisab posisi hilal tingginya 5 derjat 25 menit 52 detik dengan waktu terbenam matahari pukul 18.15 Wib hilal dan hilal terbenam jam 18.40 Wib dengan waktu konjungsi (ijtimak) pukul 03.28 Wib. Dengan posisi hilal yang sudah cukup tinggi ini telah memenuhi kriteria imkanul rukyah MABIMS yang baru yaitu 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat". Demikian disampaikan Dr. H. Zulfadli, Lc. MA, Analis Kebijakan Seksi Kemasjidan Hisab Rukyat dan Binsyar Bid Urais Kanwil Kemenag Riau. 

Sementara itu Dalam tanggapan dan pesan Idul Fitrinya Ka. Kanwil Kemenag Riau berharap umat Islam dapat menunggu sidang itsbat penentuan 1 syawal 1443 H, bagi masyarakat muslim yang akan merayakan Idul fitri benar - benar melaksanakan hari raya ini dengan penuh semangat, semarak dalam koridor mejaga persatuan  dan kesatuan".

"mudah mudahan apa yang sudah kita jalankan selama satu bulan penuh selama ramadhan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada bulan bulan setelahnya".

Berdasrkan keputusan Pemerintah penetapkan 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta.

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat 1 Syawal 1443 H.