Rokan Hilir (Inmas) - Sebanyak 34 orang yang berasal dari perwakilan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta Kasi Haji dan pihak travel Umroh mengikuti Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Mandiri di gedung Asrama Haji Provinsi Riau, Kamis (15/12/2022).
Tak ketinggalan pula Kasi PHU Kemenag Rokan Hilir H. Tarmizi,S.HI juga ikut dalam kegiatan tersebut yang dilaksanaoan dari tanggal 15-24 Desember 2022.
H. Tarmizi mengatakan, Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji mencakup pada 4 (empat) Ranah Kompetensi, yaitu Pertama : Kompetensi Kognitif, Yaitu bagaimana para pembimbing wajib memahami terhadap manasik haji dan segala rangkaiannya.
Kedua, kata Husnul adalah Kompetensi Leadership, Kompetensi Kepemimpinan menjadi sangat penting diikuti oleh semua calon pembimbing haji, termasuk didalamnya Kompetensi Manajerial salah satunya mengelola administrasi dan juga hal-hal teknis yang praktis.
“Ketiga adalah Kompetensi Sosial. Yaitu mencakup konsepsi team-work yang solid, cara membangun solidaritas, membangun empati sosial antar individu dan kelompok, membangun sinergi dengan pihak-pihak terkait baik di tanah air maupun saat di arab Saudi,” jelasnya.
Keempat: Kompetensi Komunikatif. Calon pembimbing manasik haji wajib menguasai Bahasa, nantinya akan dibekali dengan materi percakapan bahasa Arab (pasaran/populer), percakapan bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia yang baik, sederhana, dan benar.
“Kompetensi yang satu ini tidak ringan karena setiap saat pembimbing harus komunikatif dengan jemaah dengan bahasa percakapan yang menenangkan dan memberi solusi selama di Tanah Suci,” terang H. Tarmizi.
Sebagai pemateri dalam kegiatan ini adalah Kabid Kanwil Kemenag Provinsi Riau, H. Dr. H.Mawardi.
"Bapak/Ibu selaku pembimbing manasik haji bisa memberikan pemahaman kepada para jemaah, tidak hanya pada saat mereka mau berangkat, akan tetapi bisa diberikan saat ini, pemahaman tentang manasik bisa diberikan kepada mereka, melalui majelis taklim, pengajian serta ceramah agama,” papar Mawardi.
Tarmizi berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat sebagai upaya melahirkan para pembimbing manasik haji yang profesional, kreatif, berintegritas dan berkualitas. (AjdSyaheed)