0 menit baca 0 %

Ingin Tahu Rangkaian Hari Raya Nyepi di Pekanbaru, Berikut Penjelasannya

Ringkasan: Riau - Umat Hindu Pekanbaru melaksanakan Tawur Kesanga dan arak Ogoh-ogoh di Pura Agung Jagatnatha Pekanbaru, Selasa (21/3). Rangkaian ibadah tersebut dilaksanakan sebelum pelaksanaan hari raya suci nyepi tepat nya tilem Sasih Kasanga. Melalui ritual ini umat Hindu meyakini sebagai momen pelepasan s...

Riau - Umat Hindu Pekanbaru melaksanakan Tawur Kesanga dan arak Ogoh-ogoh di Pura Agung Jagatnatha Pekanbaru, Selasa (21/3). Rangkaian ibadah tersebut dilaksanakan sebelum pelaksanaan hari raya suci nyepi tepat nya tilem Sasih Kasanga. Melalui ritual ini umat Hindu meyakini sebagai momen pelepasan sifat-sifat asuri Sampat/sifat tidak baik yang melekat pada diri manusia.

"Upacara Pangrupukan atau Mecaru dilakukan dengan menebar nasi Tawur sebagai makna pengusiran Buta Kala yang ada di sekitar tempat tinggal". Tutur Poniman, salah seorang warga beragama Hindu Pekanbaru.

Upacara ini turut dimeriahkan dengan ogoh-ogoh berwujud Buta Kala, menggambarkan sifat buruk manusia yang diarak mulai dari Pura Agung Jagatnatha -Jln Jenderal Sudirman - Jln. Rawa Indah dan kembali ke Pura untuk selanjutnya dibakar.

"Pembakaran Ogoh - ogoh sebagai wujud membakar sifat-sifat buruk yg melekat pada manusia". Lanjut Poniman.

Ritual puncak hari raya nyepi dilanjutkan dengan persembahyangan di utamaning Mandala pada (22/3). Umat Hindu akan melaksanakan CATUR BRATA penyepian selama 24 jam dimulai pukul 06.00 s.d 06.00 hari berikutnya.

"adapun Kegiatan Catur Brata penyepian ( pengendalian diri) dimaksud adalah tidak menyalakan api, tidak bepergian, tidak beraktivitas atau bekerja, melakukan puasa (tidak makan dan minum), hingga tidak melakukan aktivitas yang dapat mencemarkan badan. umumnya pada saat itu umat Hindu  melakukan meditasi, shamadi, dan perenungan diri sendiri dengan suasana yang sunyi atau hening. Hal ini dilakukan agar mencapai konsentrasi atau fokus dengan tenang untuk kembali ke jati diri". Ujar Poniman 

Tampak ratusan umat hindu Pekanbaru mengikuti ritual hari raya nyepi bersama Plt. Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau  Kawit, S. Ag, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Prov. Riau, Ir. I Gusti Gde Nyoman Wiratama, Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia Prov. Riau, Yunis Hekawati dan lembaga keagamaan Hindu lainya.