Siak (Inmas) – Insya’Allah tahun ini 1443
H/2022 M, Kementerian Agama (Kemenag) Siak memastikan Jamaah Calon Haji (JCH)
yang berangkat ke tanah suci Arab Saudi berjumlah 103 orang, karena ada 2 orang
JCH yang mundur diri. "Awalnya kita mendapatkan kuota untuk Siak sebanyak
105 orang, tetapi ada 2 orang JCH yang mengundurkan diri, maka yang memastikan
diri untuk berangkat ke tanah suci sebanyak 103 orang," kata Kepala Seksi
Penyelenggara Haji dan Umrah kantor Kemenag Siak Zubir Efendi, Selasa (24/5/22)
saat kegiatan manasik haji tahun 2022 di hotel Grand Royal Siak.
Seperti dikutip dari laman Riauterkini.com,
H. Zubir Efendi mengatakan, dua orang JCH yang mundur dari keberangkatan
karena pasangan terpisah antara suami dan istri karena ada ada pembatasan umur
yang diperbolehkan oleh Arab Saudi. "Saudi melakukan pembatasan umur JCH
yang bisa melaksanakan haji tahun ini yakni maksimal 65 tahun. Untuk pengganti
kuota ini kita masih menunggu, apakah kuota 2 orang ini untuk Siak atau
Kabupaten lain, karena kuota ini kuota Riau bukan Siak," kata H. Zubir.
Masih dikutip dari laman yang sama, H. Zubir mengatakan, sebelumnya kuota
sebenarnya untuk Siak adalah sebanyak 213 orang ditambah 14 orang cadang jadi
total 227 orang, namun karena ada kebijakan pembatasan umur JCH dari Arab
Saudi, maka tinggalah jamaah calon haji dari Siak sebanyak 105 orang. Dan
sambil menunggu apakah ada kuota penambahan lagi. "Untuk diketahui, sejak
2020 hingga 2021 kita tidak memberangkatkan jamaah calon haji, karena tidak ada
pemberangkatan haji di luar Arab Saudi, ibadah haji tetap ada di tahun itu,
cuma jamaahnya tidak ada di luar dari Arab Saudi," terang H. Zubir.
H. Zubir juga menjelaskan, dari 103 JCH ini, sampai saat ini sudah melengkapi
semua jurusan administrasi, seperti paspor, konfirmasi pelunasan, hingga
kesehatan seperti vaksin 1, vaksin 2 dan vaksin booster serta vaksin
meningitis. "Alhamdulillah sudah kita laksanakan semua itu, dan nanti
sebelum keberangkatan seluruh jamaah calon haji akan melaksanakan PCR. Kami
berharap doa masyarakat Siak buat jamaah calon haji yang masuk dalam kuota haji
agar selamat sampai ke tanah suci, lancar dalam prosesi haji hingga kembali
pulang dengan selamat ke tanah air," terang H. Zubir.
H. Zubir menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan
jadwal keberangkatan JCH ini, sebab masih menunggu jadwal resmi yang nanti
dikeluarkan sesuai dengan kloternya. "Kita nanti menggunakan embarkasi
Antara Pekanbaru, sama dengan pelaksanaan haji tahun 2019 lalu. Namun hingga
hari ini kita belum bisa memastikan kapan jadwal keberangkatan," jelas
Zubir.
Sementara itu, Wakil Bupati Siak Husni Merza
yang hadir acara manasik haji itu mengucapkan syukur, pasalnya selama 2 tahun
tidak ada pemberangkatan JCH di tanah suci, tetapi tahun ini sudah bisa
berangkat meski kuotanya dibatasi. "Bapak dan Ibu yang nanti berangkat ke
tanah suci, kami harapkan untuk menyiapkan fisik, mental dan pengetahuan dalam
melaksanakan rukun Islam yang ke 5 ini, karena bisa jadi nanti tempat
pemondokan di tanah suci nanti agak jauh," kata Husni.
Husni meminta, JCH nanti harus bisa menjaga fisik, dan sehingga bisa
melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah saat di tanah suci. "Siapkan
tenaga, jangan sampai nanti yang wajib dan sunnah, kita tidak bisa
melaksanakannya karena kecapean," terang Husni.
Husni juga berpesan, dalam pelaksanaan haji nanti, ia meminta JCH untuk
memahami dan mempelajari tempat-tempat yang nanti dikunjungi di tanah suci. "Ibadah
haji ini sangat bersejarah, karena kesempatan itu mungkin hanya sekali saja
dalam seumur hidup maka dari itu pelajarilah, jangan disia-siakan, jangan
sampai kita tidak tahu dalam rangkaian dan prosesi haji nanti, baik yang wajib
maupun yang sunnah," kata Husni.
Selain itu, Husni juga menceritakan pengalamannya saat melaksanakan ibadah haji
beberapa tahun yang lalu kepada JCH. Manasik haji ini akan digelar dua hari
hingga esok, manasik haji Siak ini digelar dengan dua rayon, yakni rayon Siak
dan rayon Tualang. (Hd)
<!--[if gte mso 9]><xml>