Tembilahan (Inmas) - Jalan Sehat Kerukunan dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-77 tahun 2023 yang ditaja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir diikuti lebih kurang sebanyak 8 ribu peserta, terdiri dari ASN dan Non ASN di lingkungan Kemenag Inhil, tokoh Agama, Tokoh masyakarat, forum kerukunan Umat Beragama, KUA Se Inhil, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Organisasi masyarakat, Pelajar mulai dari MI, MTs dan MA serta masyarakat Umum.
Kegiatan yang berlangsung, Minggu (15/1/2023) dilepas secara langsung oleh Bupati Indragiri Hilir, HM. Wardan didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H Harun SAg MPd.
Acara yang mengangkat tema "Kerukunan Umat Untuk Indonesia Hebat" ini merupakan rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-77 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2023 yang di peringati pada tanggal 3 Januari setiap tahunnya.
Hadir dalam kegiatan, Kepala Kantor Kemenag Inhil, H Harun SAg MPd, Ketua Baznas Inhil, Kepala KUA, Ketua MUI Inhil, Ketua FKUB Inhil, Yayasan Budi Bhakti Tembilahan, Pimpinan Jemaat GBIS Tembilahan, Kepala Madrasah dan siswa yang berada dibawah naungan Kementerian Agama se Kabupaten Indragiri Hilir, serta para peserta Jalan Sehat Kerukunan.
Kakan Kemenag Inhil, H Harun dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas datar edaran Menteri Agama Rai tentang perubahan panduan hari amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama tahun 2023. dengan tujuan untuk menumbuh kembangkan persaudaraan sebangsa dan setanah air dan menjalin harmonisasi kehidupan antar umat beragama.
lanjutnya, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama seluruh ASN dan Non ASN dan FKUB Kabupaten Indragiri Hilir. terangnya
Sementara Bupati Indragiri Hilir, Wardan diawal sambutannya menyampaikan penghargaan dan apresiasi serta ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya atas diselenggarakannya kegiatan jalan sehat kerukunan yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Amal Bakti ke-77 Kementerian Agama ini.
Bupati mengharapkan, dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat mempersatukan dan dapat mewujudkan kekompakan diantara kita semua, diantara berbagai Paguyuban, Etnis maupun Agama yang ada, tambahnya
"Dengan kekompakan itu, merupakan suatu spirit semangat kekuatan bagi kita semua dalam rangka melaksanakan pembangunan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir," terang Bupati Inhil HM Wardan
Selanjutnya dikatakan Bupati, dari 12 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau, sesungguhnya Kabupaten Inhil merupakan masyarakatnya yang paling heterogen, dan masyarakatnya yang paling majemuk. Akan tetapi dngan heterogen dan majemuk itu, masyarakat Kabupaten Inhil juga terkenal dengan kekompakannya.
"Inilah yang harus terus kita pertahankan dan terus kita jalin agar kekompakan dan kerukunan yang telah terjalin ini betul-betul dapat kita jaga," jelasnya ***(Utar/Hd)