0 menit baca 0 %

Junaidi Dasrul Laksanakan Penyuluhan Di Alam Terbuka

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Ada yang menarik ketika melihat aktivitas Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec.Bangko Junaidi Dasrul,S.AP hari ini, Sabtu (14/1/2023). "Saya melakukan Penyuluhan di alam terbuka, biar lebih fresh menyenangkan," terang Junaidi.Rupanya, Penyuluh yang giat melakukan pembinaan di kala...

Rokan Hilir (Inmas) - Ada yang menarik ketika melihat aktivitas Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec.Bangko Junaidi Dasrul,S.AP hari ini, Sabtu (14/1/2023). 

"Saya melakukan Penyuluhan di alam terbuka, biar lebih fresh menyenangkan," terang Junaidi.

Rupanya, Penyuluh yang giat melakukan pembinaan di kalangan remaja itu sedang memberikan bimbingan penyuluhan tentang 'Bahaya Narkoba dan Pornografi' di alam terbuka.

Menurut Junaidi, kegiatan yang dilakukan di alam terbuka menjadi salah satu teknik penyuluhan yang bukan saja menghindari kekakuan tapi juga bisa menciptakan suasana keakraban antara pemateri dan audiens.

"Di samping udaranya lebih segar, juga dapat mengajarkan tentang bagaimana mensyukuri nikmat Allah melalui alam," ucapnya.

Aura kegembiraan terpancar di wajah para pelajar tersebut. Apalagi dengan penyampaian materi yang diselingi dengan sedikit humor dari Junaidi. Dan para pelajar kelas 7 SMPN 1 tersebut begitu aktif merespon materi yang diberikan Junaidi. 

Kegiatan dilaksanakan dengan tema, ‘ Aku Bisa, Aku Ceria, Aku Mandiri. Narkoba No Pornografi No' Pada  Penyuluhan ini para pelajar mengikuti rangkaian kegiatan diantaranya jalan-jalan di hutan SMPN 1, dan juga quiz siapa pintar.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dasar, pengembangan karakter, kemampuan kinestetik, kerja sama pada diri pelajar, mewujudkan pelajar yang bebas Narkoba dan Pornografi'.

"Melalui penyuluhan di alam terbuka ini juga dapat menstimulasi para pelajar untuk menjaga lingkungan, menjadikan gembira dan tidak putus asa dengan tantangan alam.  Sehingga diharapkan akan terbentuk karakter yang tangguh, mencintai lingkungan dan terbebas dari Narkoba dan pornografi." pungkas Junaidi menutup pembicaraan. (AjdSyaheed)