Humas ( Kampar ) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang diwakili Endang Mairani hadiri acara Rapat koordinasi Pelayanan KB yang diselenggarakan di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rabu, 13/12/2023.
Rapat Koordinasi yang dibuka oleh Kepala Dinas PPKBP3A Kab. Kampar Drs. Edi Afrizal, M.Si diwakili Kepala Bidang Keluarga Berencana Dwi Andiani, yang dihadiri oleh mitra kerja dari Kementerian Agama Kab. Kampar, diwakili Endang Mairani, PKK Kab. Kampar Fatmi, M.Sy, dari Ikatan Bidan Indonesia, Puskesmas se Kab. Kampar, dari Rumah Sakit dan Faskes Kesehatan lainnya.
Kabid Keluarga Berencana menyampaikan terimakasih berkat mitra semua pencapaian kinerja kami di tahun 2023 ini alhamdulillah boleh dikatakan hampir seluruh item peritem sesuai dengan target indikator yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Salah satu contonya pelayaan KB MKJP
KB MKJP adalah kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan. "Serta menghentikan kesuburan yang digunakan dengan jangka panjang, yang meliputi IUD (intra Uterine Device). Implant (susuk KB) dan kontap (kontrasepsi Mantap).
Rapat Koordinasi ini dalam Rangka Pelayanan KB Kesehatan Reproduksi di Fasilitas Kesehatan
untuk optimalisasi penguatan Peran Mitra Kerja Fasilitas Kesehatan
swasta maupun pemerintah dalam Peningkatan Pelayanan KB, Wujud kegiatan
ini berupa pertemuan koordinasi yang dilakukan dengan melibatkan
Stackholter dan mitra kerja dalam rangka pencapaian target capaian
aseptor.
Diharapkan kegiatan koordinasi pelayanan fasilitas kesehatan bisa menyuguhkan data aspetor sesuai target yang ditetapkan di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kampar
Kepala Bidang KB berharap pertemuaan koordinasi pada kegiatan ini
sebagai evaluasi penguatan komitmen dan rekomendasi dalam upaya
mengatasi permasalahan dalam rangka peningkatan pelayanan KB di
Fasilitas Kesehatan, dengan sasaran sebagai berikut:1. Pengelolan program KB di fasilitas kesehatan telah teregistrasi dalam system informasi menejemn BKKBN; 2. Yang mendapatkan dukungan dana operasional pembinaan pelayanan KB. 3. Pembinaan di prioritaskan bagi fasilitas kesehatan yang capaian
pelayanan rendah/fasilitas kesehatan yang memiliki kendala/permasalahan
KB; ungkapnya ( fatmi/Cicy/Ags )