0 menit baca 0 %

Ka. Kanwil Kemenag Riau diwakili Kasubbag Perdatin Ikuti Kick Off Sensus Penduduk September 2020

Ringkasan: Riau (Inmas) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau diwakili Kasubbag Perencanaan Data dan Informasi H. Amri Fitri, S. Sos, M. Si Bersama Analis Statistisi Firman, M. Si mengikuti Rapat Koordinasi, Sosialisasi dan Kick Off Sensus Penduduk (SP) September 2020, Senin (31/8/20) bertempat...

Riau (Inmas) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau diwakili Kasubbag Perencanaan Data dan Informasi H. Amri Fitri, S. Sos, M. Si Bersama Analis Statistisi Firman, M. Si mengikuti Rapat Koordinasi, Sosialisasi dan Kick Off Sensus Penduduk (SP) September 2020, Senin (31/8/20) bertempat di Lt. 3 Kantor BPS Provinsi Riau.

Turut hadir Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Riau Chairul Riski dan Kepala Dinas, Kepala Badan serta Unsur Forkopimda Provinsi Riau.

Dalam sambutannya Gubernur Riau yang disampaikan Kadis Kominfotik mengajak masyarakat  Provinsi Riau untuk mensukseskan sensus penduduk (SP) September 2020.

Sementara itu Kepala Badan Statistik Provinsi Riau Misfaruddin mengatakan kegiatan yang dilaksanakan sepuluh tahun sekali tersebut akan mencatat seluruh penduduk Indonesia untuk menghasilkan satu data Indonesia yang kelak menjadi dasar perencanaan pembangunan Indonesia diberbagai bidang. .

Lebih lanjut Kepala BPS menyampaikan kick off akan dilakukan secara nasional. Kegiatan ini akan melibatkan seluruh pegawai BPS, seluruh petugas sensus dan di dampingi oleh RT/RW yang bertugas selama 14 hari kerja mulai tanggal 1 September 2020. Petugas SP 2020 akan berkunjung dari rumah ke rumah untuk melakukan sensus penduduk. SP 2020 lanjutan ini akan dilakukan secara offline hingga 30 September 2020. kick off Sensus Penduduk dilakukan untuk menyatakan bahwa sensus penduduk itu tidak hanya dilakukan oleh BPS, melainkan milik bersama. Hasil sensus penduduk tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penerapan protocol kesehatan yang ketat, peserta rapat wajib menggunakan masker, mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan menjaga jarak. (ana)