0 menit baca 0 %

Ka. Kanwil Kemenag Riau Ikuti Peluncuran Program 1 Juta Vaksin Booster Nasional

Ringkasan: Riau (Inmas) - Dengan pemukulan rebana oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Kamis (21/4/22) tanda diresmikannya Peluncuran program 1 juta vaksin booster dalam rangka menjelang mudik Le...

Riau (Inmas) - Dengan pemukulan rebana oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Kamis (21/4/22) tanda diresmikannya Peluncuran program 1 juta vaksin booster dalam rangka menjelang mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Program ini merupakan kerja sama Kementerian Agama, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H, Mahyudin, MA bersama Kapolda Riau Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Prov. Riau T. Rusli Ahmad mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari Kantor PW NU Riau Jl, Melur Pekanbaru.

Tampak juga hadir dalam gerakan tersebut Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Masrul Kasmy, Wakil Ketua III DPRD Riau Agung Nugroho, Unsur Forkopimda dan Undangan Lainnya.

Dalam sambutannya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan program vaksinasi 1 juta booster ini adalah bukti bahwa pemerintah menyayangi warganya dan warganya menyayangi pemerintah.

"Terima kasih kami kepada jajaran Polri, PBNU dan segenap masyarakat yang mendukung terlaksananya program vaksinasi 1 juta booster. Program ini tujuannya tidak lain adalah melindungi warga dan paling penting kita bisa mudik setelah libur dua tahun tidak mudik”.

Sementara itu Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dalam sambutannya mengatakan kegiatan program vaksinasi 1 juta booster ini merupakan kerja sama yang efektif, cepat, dan efeisien dari PBNU, Polri dan Kemenag. 

"Alhamdulillah minat masyarakat mengikuti kegiatan ini sangat luar biasa di PBNU saja sudah lebih 1000 orang yang mendaftar dan ikut vaksin booster. Ini tentunya bisa terlaksana atas kerja sama yang erat dan minat serta dukungan yang luar biasa dari masyarakat," kata Ketum PBNU yang akrab disapa Gus Yahya ini.