Kuansing ( inmas ) Adanya komitmen bersama untuk mencegah penyakit masyarakat (pekat) adalah salah satu kunci untuk menekan pekat. Pekat sangat sulit untuk dihilangkan, tetapi bisa dikurangi dan diminimalisir.
Peran kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menciptakan kondisi masayarakat yang aman, nyaman dan tertib. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Gunung Toar H. Yasri, S.Ag dalam acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Penyakit Masyarakat yang diselenggarakan di ruang multimedia Kantor Camat Gunung Toar, Senin (13/09/2022).
Kegiatan tersebut diikuti Camat Gunung Toar, Polsek Kuantan Mudik, Babinsa dan Kepala Desa se Kecamatan Gunung Toar.
H. Yasri, S.Ag menambahkan, perjudian yang merupakan salah satu penyakit masyarakat bukan sebuah hiburan apalagi mata pencaharian. Perjudian akan mengganggu kesehatan sosial masyarakat,” tuturnya.
Ditambahkannya, problem pekat di Kecamatan Gunung Toar tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Temuan di lapangan dari Kepala Desa jenis pekat meliputi Judi Online, Komunitas LGBT, Ngelem, Narkoba, Bilyar, Domino dan Peti, terangnya.
H. Yasri, S. Ag berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini, sebagai langkah awal dalam mewujudkan program pembangunan di bidang sosial, sehingga masyarakat semakin peka dan tanggap akan lingkungan sekitarnya. Peserta, harap dia, dapat ikut berperan aktif dalam mencegah gangguan keamanan, ketenteraman dan ketertiban di wilayah masing-masing, dengan membuat tim terpadu, penyuluhan kepada masyarakat dan penegakan hukum, pungkas Yasri. S. Ag (wan)