0 menit baca 0 %

KA.KUA KEC RENGAT (AMRIZAL, S.Ag., MH) APRESIASI LP2A & FKPM SERTA BANK BSI TAJA PEMBEKALAN MUBALLIGH-MUBALLIGHAH

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadhan 1443 H/2022 M, maka pada hari Senin 28 Maret 2022, LP2A (Lembaga Pembina Pengamalan Agama) bersama FKPM (Forum Komunikasi Pengurus Masjid) Kecamatan Rengat serta dengan dukungan dari Bank BSI (Bank Syariah Indonesia) KCP Rengat taja Pem...

Indragiri Hulu, (Inmas). Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadhan 1443 H/2022 M, maka pada hari Senin 28 Maret 2022, LP2A (Lembaga Pembina Pengamalan Agama) bersama FKPM (Forum Komunikasi Pengurus Masjid) Kecamatan Rengat serta dengan dukungan dari Bank BSI (Bank Syariah Indonesia) KCP Rengat taja Pembekalan Mubaligh/Mubalighah Se-Kecamatan Rengat, tempat di Masjid Besar Ar-Rahim, Kampung Dagang-Rengat. Acara secara resmi dibuka oleh Penghulu Madya/Kepala KUA Kecamatan Rengat, Amrizal, S.Ag., M.H serta dihadiri Branch Manager BSI KCP. Rengat, Henri Sanada. Pembekalan oleh narasumber Drs. H. Ahmad Arif Ramli, M.Pd.I.
Para Muballigh/Muballighah merupakan elemen penting dalam masyarakat yang senantiasa mengaplikasikan nilai-nilai agama Islam yang baik dan benar dalam kehidupan serta merupakan cahaya penerang, penyambung lidah, penyampai atau pembawa ilmu dan sebagai agen of change, ujar Amrizal dalam sambutan/arahannya.
Salah satu tujuan Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) adalah terwujudnya masyarakat Islam yang mampu melaksanakan ajaran Islam dengan baik dan benar, aktif dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Hal tersebut sebagaimana tertera dalam KMA Nomor 513 tahun 2003.
Selaku Kepala KUA Kecamatan Rengat, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap agenda tahunan LP2A, FKPM Kecamatan Rengat melaksanakan pembekalan terhadap muballigh/muballighah maupun Bank BSI KCP atas dukungan yang diberikan.
Semoga dengan pembekalan yang disampaikan narsum dapat untuk lebih meningkatkan wawasan maupun kompetensi para muballigh di Kecamatan Rengat, khususnya di dalam mengisi ceramah di Bulan Suci Ramadhan 1443 H/2022 M, tambah Amrizal.
Menjadi muballigh/Muballighah merupakan tanggung jawab yang sangat besar dan harus selalu update dengan perkembangan zaman serta yang disampaikan bukan hanya tentang ilmu agama Islam tetapi juga program pembangunan pemerintah, mulai dari Tingkat Pemerintahan Desa hingga Pemerintah Pusat, ujar Amrizal mengakhiri sambutan/arahannya.(tulang)