0 menit baca 0 %

Ka. KUA Sentajo Raya Ikuti Lomba Video Layanan Pada Masa Pandemi

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Ka. KUA Sentajo Raya Ikuti Lomba Video Layanan Pada Masa Pandemi Covid-19 fast 2020. Jum'at ( 4/9/2020 )Dalam video tersebut Ka. KUA Sentajo Raya menjelaskan bagaimana memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya calon pengantin dan bagaimana bisa memberikan kemudahan-k...

Kuansing ( inmas ) Ka. KUA Sentajo Raya Ikuti Lomba Video Layanan Pada Masa Pandemi Covid-19 fast 2020. Jum'at ( 4/9/2020 )

Dalam video tersebut Ka. KUA Sentajo Raya menjelaskan bagaimana memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya calon pengantin dan bagaimana bisa memberikan kemudahan-kemudahan  untuk pengantin dalam mempergunakan teknologi canggih sekarang ini.

Dimana setelah selesai pelaksanaan akad nikah,  apabila seluruh persyaratan secara administrasi sudah terpenuhi,  maka buku nikah pengantin baru tersebut langsung diberikan,  Disamping diberikan buku nikah nya,  KUA Sentajo Raya juga memberikan foto Copy yang sudah di legalisir,  agar suatu saat di perlu kan seperti untuk melamar pekerjaan dan sebagai nya,  mereka tidak membawa buku nikah kemana mana,  cukup foto Chopy yang sudah di legalisir itu mereka pergunakan,  kemudian seiring dengan itu,  Ka. KUA Sentajo Raya juga memberikan kartu nikah berbasis Android,  ini lah inovasi yang di rancang bersama staf dan petugas operator KUA Sentajo Raya 

Kegunaan dan manfaat nya sangat banyak Dimana kalau kartu nikah berbasis Android itu di cetak,  akan seperti KTP, tetapi ada data nya lengkap di dalam kartu nikah tersebut,  misalkan saja pengantin baru tadi mau keluar daerah,  bermalam di hotel,  petugas hotel akan bertanya tentang buku nikah nya,  maka cukup kartu nikah berbasis Android yang ada dalam HP Android nya tadi di perlihatkan kepada petugas hotel tersebut,  maka untuk melihat data yang ada di dalam nya,  harus di terawang barkode yang ada pada kartu nikah tersebut,  terlihat lah semua data,  mulai dari NIK dan foto nya,  semua lengkap di dalam nya

Jadi orang nggak perlu bawa buku nikah kemana saja mereka pergi,  tinggal kan saja di rumah,  atau tarok saja dalam koper seandainya dibawa juga,  agar tidak rusak,  tidak hilang dan sebagainya, semuanya di berikan secara gratis tanpa di pungut biaya,  alias Rp. 0

Kenapa kartu nikah berbasis Android,  kenapa tidak di cetak saja...?? 

Karena kantor belum ada anggaran untuk pengadaan mesin cetak nya yang lumayan mahal, demikian paparan H. Jefri 

Semoga pelayanan yang di berikan kepada masyarakat,  menunjukkan komitmen dan konsekwensi dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. ( RDW )